Kasus Pertama di Batu Bara, Seorang Pemuda Terkonfimasi Positif Covid-19

Senin, 15/06/2020 - 14:50
Konferensi Pers jubir TGPP Covid-19 Kabupaten Batu Bara

Konferensi Pers jubir TGPP Covid-19 Kabupaten Batu Bara

Batu Bara, Klikwarta.com - Tim Gugus Kabupaten Batu Bara pertama kali menerima surat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) terkait terkonformasinya salah satu warga Kabupaten Batu positif Virus Covid -19, hasil Swab dirumah sakit Murni Teguh Memorial Hospital.

Kadis Kesehatan Batu Bara dr Wahid Khusyairi MM sebagai Jurusan bicara TGPP didampingi Kadis Kominfo Batu Bara Andri Rahardian mengatakan Kasus Virus Covid - 19 baru pertama kalinya di Kabupaten Batu Bara setelah menerima surat dari Dinkes Provsu tertanggal 13 Juni 2020 hasil dari pemeriksaan sample di rumah sakit Murni Teguh Memorial Hospital berinisial DF (18) warga Kecamatan Datok Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara terkonfirmasi dengan hasil positif Covid-19.

Menurut, dr Wahid bahwa DF (Pasien) tidak pernah masuk dalam data pemantauan Pemeriksaan Epidemiologi (PE) di Kabupaten Batu Bara, Minggu (14/06/2020) di kantor GTPP di Kecamatan Lima Puluh.

Wahid menjelaskan, DF pada tanggal 15 Mei sampai 6 Juni 2020, Pasien pulang dari Medan ke Batu Bara dikarenakan mendapatkan ijin dari majikanya, suasana hari raya idul Fitri, seleteh itu, tertanggal 7 Juni 2020, DF kembali ke Medan ketempatnya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga.

Selanjutnya, Pada tanggal 8 Juni 2020, DF terjatuh dari tangga ditempatnya bekerja, kemudian DF pun disuruh pulang ke Batu Bara oleh majikannya, tidak selang satu hari tanggal 09 Juni 2020, DF kembali ke Medan tempat majikannya bekerja.

Pada tanggal 12 juni, DF melakukan pemeriksaan mandiri Swab tes 1, Covid-19, dirumah sakit Murni Teguh Memorial Hospital dan hasilnya positif. Keesokkan harinya tanggal 13 Juni 2020, DF kembali kerumah orang tuanya di Kabupaten Batu Bara, mengunakan angkutan umum. 

"Setelah, tim gugus Kabupaten Batu Bara mendapatkan laporan dan data kronologisnya, langsung menjemput Pasien dari rumah pakcinya, dan dibawa kerumah karantina di SMKN 1 Lima Puluh guna untuk ditangani lebih lanjut", tutur Wahid.

Ditambahkan Wahid, bagi keluarganya tetap menjalani isolasi mandiri dirumah.

"Tim Gugus sedang melakukan tracking terhadap keluarga atau masyarakat yang disinyalir melakukan kontak erat dengan pasien," ungkapnya Wahid.

(Pewarta : Muhamad Yusuf)

Berita Terkait