Warganya Berkreasi Bernilai Ekonomi, Lurah Turi : 'Kita Targetkan Intens Promosi Lewat Kegiatan Pameran'

Rabu, 29/07/2020 - 17:56
Lurah Turi Bambang Irawan (dua dari kiri) di Acara Pembuatan Aneka Kerajinan dari Bahan Bekas (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Lurah Turi Bambang Irawan (dua dari kiri) di Acara Pembuatan Aneka Kerajinan dari Bahan Bekas (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kota Blitar - Lurah Turi Bambang Irawan menyebut, pemerintah bakal membantu warga kelurahan Turi yang sebagai peserta pelatihan Pembuatan Aneka Kerajinan dari Bahan Bekas atau pelaku pembuat aneka kerajinan dari bahan bekas, untuk memasarkan produk kerajinannya melalui berbagai macam event pameran di kota Blitar.

Menurutnya, itu menjadi langkah efektif untuk membantu pemasaran produk kerajinan berupa tempat tisu, bunga, vas bunga hingga tempat sampah yang terbuat dari bahan-bahan bekas ini. Demi menguatkan nilai jual, kata Bambang, setiap item produk kerajinan dilapisi dengan sentuhan kain batik Turi, dimana batik Turi sebagai simbol potensi kelurahan Turi.

"Kedepan kita targetkan untuk promosi-promosi melalui kegiatan pameran-pameran baik yang di tingkat kelurahan, kecamatan atau di kota. Kita punya kegiatan rutinan satu tahun sekali kita menyelenggarakan Bazar Batik dan Kuliner, itu nanti bisa kita tampilkan. Kemudian kegiatan di tingkat kecamatan Pameran Ekonomi Kreatif Tingkat Kecamatan, juga ada di kota Bazar Blitar Djadoel, bisa kita tampilkan," jelasnya kepada pewarta Klikwarta.com, Rabu (29/07/2020).

Pemerintah Kelurahan Turi, sambung dia, bakal mengembangkan program produktif berupa pelatihan ini untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Dikatakannya, selama Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan yang khusus kelurahan tetap ada, pihaknya terus mengadakan pelatihan. 

DAU tambahan itu, katanya, baru mulai ada pada tahun 2019. Itupun terealisasi lantaran usulan warga kelurahan Turi supaya setiap tahun bisa mengikuti pelatihan berproduksi yang bernilai ekonomi.

Dijelaskannya, di kelurahan Turi ini ada dua Bank Sampah. Kedua Bank Sampah itu ialah Bank Sampah Turi Sejahtera dan Bank Sampah Rusunawa. Dari kedua Bank Sampah itu, pihaknya mengambil 25 orang dari masing-masing pengurus Bank Sampah untuk diikutkan pelatihan pembuatan Aneka Kerajinan dari Bahan Bekas. Pelatihan itu, ucap dia, dilakukan selama dua hari sejak Selasa (28/07/2020) sampai Rabu (29/07/2020).

Diberitakan sebelumnya, Walikota Blitar Santoso menghadiri Pelatihan Pembuatan Aneka Kerajinan dari Bahan Bekas di Balai Kelurahan Turi, Rabu (29/07/2020).

Dihubungi awak media seusai kegiatan, Walikota Santoso menyebut inovasi dan kreativitas membuat varian kerajinan dari bahan bekas ini merupakan wujud nyata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selain itu, program pelatihan tersebut juga membantu kebersihan wilayah, itu terbukti dengan bantuan pemerintah kelurahan Turi ke tiap RT berupa tempat sampah, dimana tempat sampah ini sekaligus terbuat dari bahan bekas.

"Jadi seperti bekas botol Aqua, kardus-kardus yang tidak berfungsi dan terbuang ini ternyata bisa disentuh dengan inovasi dan kreativitas, disulap menjadi barang berharga. Dan itu tentunya jika dipasarkan bisa mempunyai nilai tambah uang pendapatan warga," tutur Walikota Santoso.

Dia mengungkapkan, jika proses daur ulang melalui pemanfaatan barang-barang bekas di kelurahan Turi berjalan maksimal, diproyeksikan mampu menguatkan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mempertahankan kebersihan wilayah yang sudah dibuktikan dengan diraihnya piala Adipura sebanyak 14 kali berturut-turut dari pemerintah pusat.

"Kita berharap, tahun depan kita masih mampu mempertahankan Adipura. Karena kita ketahui kota Blitar sudah 14 kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Adipura. Itu bukan hal kesengajaan tapi kita persiapkan dengan baik, termasuk partisipasi kelurahan Turi dalam membantu RT pemberian tempat sampah ini," ungkapnya.

(Pewarta : Faisal NR/Adv)

Berita Terkait