DPRD Kabupaten Blitar : Optimalisasi Padat Karya Bagian Upaya Pemulihan Ekonomi di 2021

Senin, 12/10/2020 - 21:27
Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito (foto: Faisal NR / dok. Klik Warta)

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito (foto: Faisal NR / dok. Klik Warta)

Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar, Suwito, menyebut pemanfaatan pekerjaan Padat Karya menjadi bagian agenda upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, yang bisa dioptimalkan.

Dikatakan dia, tahun depan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang salah satunya melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Desa yang berorientasi terhadap pekerjaan Padat Karya, dinilai sangat tepat dan bisa diintensifkan.

"Justru itu, di BKK itu bagian dari pemulihan ekonomi yang orientasinya kan Padat Karya sama APBD perubahan kemarin. Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Desa, memang sekarang ini kan sudah ada di APBD perubahan. Sehingga 2021 ini akan dilanjutkan. Kita lihat saja di APBD ini kan ada berapa alokasi anggarannya," urai Suwito kepada Klikwarta.com seusai memimpin Rapat Paripurna, Senin (12/10/2020).

Terpisah, Pjs Bupati Blitar Budi Santosa menambahkan, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) merupakan bagian komposisi Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa yang diproyeksi melalui APBD tahun anggaran 2021, selain untuk Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Melalui Rancangan APBD tahun anggaran 2021, kata Budi, dianggarkan untuk DD, ADD dan BKK senilai Rp 308.261.838.800 (Tiga ratus delapan milyar, dua ratus enam puluh satu juta, delapan ratus tiga puluh delapan ribu, delapan ratus  rupiah).

"Semoga melalui anggaran ini kedepan bisa membawa manfaat yang besar untuk masyarakat kabupaten Blitar," tandasnya. 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait