Calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar Rijanto-Marhaenis Setelah Ikuti Debat Publik Pertama (foto : Faisal NR / Klik Warta.com)
Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Blitar Rijanto-Marhaenis Urip Widodo (RIDO) menyatakan siap memberikan beasiswa kuliah dan mengembangkan Start-Up (perusahaan rintisan) yang bisa dikelola setiap warga kabupaten Blitar untuk berbisnis sebuah usaha.
Ini dikatakan calon Bupati Blitar Rijanto kepada Pewarta Klikwarta.com mengenai upayanya yang akan ia lakukan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat menuju kesejahteraan sosial jika dirinya kembali mengemban amanah masyarakat kabupaten Blitar bersama calon Wakil Bupatinya, Marhaenis Urip Widodo.
Rijanto menuturkan, setiap tahun di masa pemerintahannya sejauh ini memantau masih banyak siswa siswi lulusan SMA/SMK yang berprestasi tidak bisa melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi lantaran terkendala ekonomi dari keluarga yang kurang mampu. Diakuinya saat ini ada beasiswa Bidik Misi, namun eksistensi Bidik Misi itu belum mengcover secara keseluruhan siswa siswi kabupaten Blitar yang berprestasi guna melanjutkan ke Perguruan Tinggi.
"Kita itu mencermati setiap tahun di lapangan, anak-anak yang lulus SMA, SMK, berprestasi, tidak bisa melanjutkan karena tidak mampu secara ekonomi. Inilah kita terpanggil membangun program bantuan beasiswa enam juta per tahun dengan kita beri Kartu Pintar Plus. Meski beasiswa Bidik Misi sudah ada, masih banyak yang belum tercover. Maka Kartu Pintar Plus ini akan menjawab persoalan ini," urai Rijanto, Sabtu (24/10/2020).
Rijanto juga memastikan, untuk setiap masyarakat kabupaten Blitar yang tidak tamat sekolah akan difasilitasi gratis biaya pendidikan kejar paket A, B, dan C sampai lulus disertai pemberian ijazah. Hal ini ditekankan Rijanto, agar tidak ada masyarakat kabupaten Blitar yang tidak menikmati fasilitas pendidikan dengan baik serta berkualitas.
Terkini, sambung Rijanto, di kabupaten Blitar telah dibentuk program Abang Wira (Audisi Pengembangan Wirausaha), Adi Wira dan Abang Marko oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar dalam rangka merangsang tumbuh kembang para Pengusaha kepada usaha-usaha yang dikembangkannya.
"Sehingga akan ada geliat pengembangan bisnis yang optimal oleh teman-teman Pengusaha atau mereka yang ingin merintis dan mengembangkan sebuah usaha bisnis," tukasnya.
Calon Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo menambahkan, untuk permasalahan penanganan dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian masyarakat, nantinya pemerintahannya bakal menambah alokasi dana melalui BKK (Bantuan Keuangan Khusus) setiap desa senilai Rp 100 juta hingga Rp 250 juta. Ini, kata Marhaenis, sekaligus upaya untuk memperkokoh ekonomi warga.
"Oleh karena itu kedepan kami siap merealisasikan komitmen kami ini," pungkasnya.
(Pewarta : Faisal NR)








