Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto
Klikwarta.com, Blitar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar yang memulai program pendidikan gratis pada tahun 2022 kini.
Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto menilai lebih tepat memulai daripada hanya menjadi wacana saja daripada program pendidikan gratis untuk PAUD, SD, SMP dan perguruan tinggi itu. Jika telah dimulai dan berpotensi muncul sejumlah kekurangan baginya itu hal wajar yang bisa ditampung melalui evaluasi dan perbaikan.
"Menurut saya jalan dulu itu lebih baik daripada lama berwacana tetapi tidak jalan-jalan. Kalau ada kelemahan itu saya kira bagian dari evaluasi. Tetapi keberanian mengeksekusi itu lebih baik dan jalan dulu gakpapa," ungkapnya, Selasa (8/2/2022).
Menyinggung pendidikan gratis perguruan tinggi yang salah satu syarat mutlaknya harus diterima di perguruan tinggi negeri, Suwito meminta persoalan ini bisa kembali difikirkan oleh pemerintah daerah agar tidak memantik konflik baru. Sebab, calon mahasiswa asal Kabupaten Blitar yang tidak masuk di perguruan tinggi negeri juga cukup banyak yang semestinya juga menjadi bagian akses pendidikan gratis perguruan tinggi.
Pemerataan akses pendidikan yang layak dan bermutu menurutnya harus bisa dihadirkan pemerintah daerah sebagaimana amanat konstitusi atau Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Untuk itu, tidak ada alasan untuk pemerintah tidak mampu melaksanakan amanat konstitusi tersebut.
"Saya berharap sebetulnya masalah yang terdekat dan mendesak itu bisa diatasi dengan sungguh-sungguh. Sehingga akses pendidikan yang baik dan merata itu dapat dicapai," ulasnya.
Beberapa hari yang lalu, Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso memastikan program pendidikan gratis mulai PAUD, TK, SD, SMP dan perguruan tinggi mulai dilaksanakan tahun 2022.
Rahmat menjelaskan, program pendidikan gratis dilaksanakan pada tahun sekarang mengingat di tahun 2021, pihaknya dan Bupati Blitar bersama DPRD telah membahas konsep dan kesiapan anggaran pelaksanaan program pendidikan gratis tersebut.
Meski ia resmi menjabat pimpinan daerah Kabupaten Blitar di tahun 2021, ternyata itupun belum cukup untuk mengupayakan pendidikan gratis bisa dimulai pada tahun yang sama lantaran tahun itu pelaksanaan program pemerintah direncanakan tahun 2020.
"Sesuai dengan janji saya sekolah gratis mulai PAUD sampai universitas itu akan terjadi di 2022 ini, karena kita ikut di DPRD merencanakan anggaran di 2022. Sementara 2021 kita tidak bisa apa-apa karena itu ketokannya anggaran di 2020 dimana saya belum menjabat di Kabupaten Blitar," katanya.
(Pewarta : Faisal NR)








