Sambut Gembira Penetapan Soeharto Pahlawan Nasional, Golkar Karanganyar Siap Implementasikan Trilogi Pembangunan

Rabu, 19/11/2025 - 20:10
Ketua DPD Golkar Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani, saat berziarah di makam keluarga besar Soeharto, di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, Rabu (19/11/2025)

Ketua DPD Golkar Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani, saat berziarah di makam keluarga besar Soeharto, di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, Rabu (19/11/2025)

Klikwarta.com, Karanganyar - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI Jenderal TNI (Purn) Soeharto disambut hangat oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Karanganyar.

DPD Golkar Karanganyar menyatakan rasa syukur dan kegembiraan atas penetapan yang mereka anggap sebagai momen yang sudah lama dinantikan.

Ketua DPD Golkar Karanganyar, Ilyas Akbar Almadani, menyampaikan bahwa usulan gelar pahlawan bagi Soeharto telah melalui proses panjang, bahkan sudah pernah diinisiasi oleh Juliyatmono, Anggota DPR RI dari Golkar, saat menjabat sebagai Ketua DPRD Karanganyar periode 2004-2009.

“Partai Golkar menyadari bahwa proses penetapan Bapak Soeharto menjadi Pahlawan Nasional ini memakan waktu yang sangat panjang, digodok selama bertahun-tahun, sehingga penetapan saat ini dianggap sebagai waktu yang sudah matang dan tepat,” ujar Ilyas, seusai berziarah dalam rangka HUT ke-61 Partai Golkar di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, pada Rabu (19/11/2025).

Menyusul penetapan ini, Golkar Karanganyar menyatakan akan memfokuskan gerak politiknya ke depan untuk mengimplementasikan dan meneladani konsep pembangunan yang diusung oleh Soeharto, yakni Trilogi Pembangunan. Konsep ini mencakup tiga pilar utama: stabilitas politik, pembangunan, dan pemerataan ekonomi.

“Konsep Trilogi Pembangunan adalah hal yang luar biasa dan masih dibutuhkan hingga saat ini. Kami akan bersinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan kemajuan pembangunan di Karanganyar, menjaga stabilitas politik yang kondusif, meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan, serta menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran,” tegas Ilyas.

Ilyas juga menyinggung kedekatan mendiang Soeharto dengan Kabupaten Karanganyar, yang secara historis disebutnya sebagai salah satu lumbung suara utama bagi Partai Golkar. Makam keluarga besar Soeharto sendiri berada di Astana Giribangun, Kecamatan Matesih, Karanganyar.

Golkar Karanganyar memandang Soeharto sebagai sosok yang sabar, berhati lapang, penyayang terhadap alam, serta peduli terhadap generasi muda dan penerus bangsa.

Mengenai adanya pihak-pihak yang menyuarakan penolakan atau keberatan atas gelar Pahlawan Nasional Soeharto, DPD Golkar Karanganyar menganggap hal tersebut sebagai dinamika wajar dalam sebuah negara demokrasi.

“Mustahil suatu kebijakan negara dapat memuaskan semua pihak. Namun, pihak yang kontra tidak boleh mengabaikan fakta. Negara telah mengakui bahwa Bapak Soeharto adalah seorang pahlawan yang telah berjasa. Penetapan telah melalui mekanisme negara yang panjang dan mendalam, menjadikannya keputusan yang sah dan serius,” tutupnya.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait