Wabup Blitar Panen Raya Padi Bareng Petani, Beras Kabupaten Blitar Disiapkan untuk Swasembada

Rabu, 02/03/2022 - 18:56
Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (dua dari kiri) Saat Panen Raya Padi Bersama Petani dan Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemkab Blitar

Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (dua dari kiri) Saat Panen Raya Padi Bersama Petani dan Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemkab Blitar

Klikwarta.com, Blitar - Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso melaksanakan panen raya padi bersama petani, pada Rabu (2/3/2022), di Kecamatan Wlingi dan Kecamatan Kademangan.

Kegiatan panen raya padi pertama dilakuan di persawahan Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan. Disini, padi jenis Inbrida yang dipanen merupakan padi dari hasil tanam yang memanfaatkan aplikasi nutrisi biosaka atau dikenal mekanisme tanam yang ramah lingkungan karena mengandalkan bahan organik yang bisa menghasilkan produksi beras yang sehat dan tidak banyak akumulasi zat-zat kimia.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Gapoktan Mulyo Desa Plosorejo yang telah menerapkan aplikasi nutrisi biosaka. Saya berpesan, seluruh petani agar tetap tekun belajar dan memperkaya pengetahuan di bidang pertanian. Harus berorientasi pada hasil dan bisa membaca peluang pasar. Ajak anak-anak muda agar tertarik berbinis dibidang pertanian. Banyak sekali peluang seperti hortikultura. Saya yakin kaum muda bisa senang karena komoditasnya komersial. Pasarnya bagus bahkan bisa ekspor," ungkapnya.

Wabup Rahmat turut berbangga dengan petani di Desa Plosorejo yang telah mampu memanen 8,5 ton padi di atas lahan persawahan dengan luas sekitar 0,2 hektare. 

Sementara untuk panen raya padi di persawahan Desa Tangkil, Kecamatan Wlingi, ia mengajak petani untuk terus berupaya mengembangkan cara-cara bertani yang semakin baik, adaptif, inovatif dan berorientasi kepada kualitas produk agar tinggi nilai mutu di pangsa pasar. Hal ini perlu didukung dengan penyerapan ilmu pengetahuan pertanian yang memadai melalui kecanggihan teknologi pertanian.

"Saya berpesan agar terus meningkatkan pengalaman dan pengetahuan tentang bertani. Mari kita berkomitmen menciptakan swasembada pangan. Saya berpesan bantuan yang pernah disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar kepada kelompok tani mulai dari saprodi, alat dan mesin tanam, alsin pasca panen, jalan usaha tani, jaringan irigasi tersier, embung, pipanisasi dan pelatihan kepada kelompok tani bisa dimanfaatkan dengan baik," paparnya.

Dikatakannya, Kabupaten Blitar memiliki luas wilayah sekitar 1.508 kilometer persegi. Jumlah penduduk kurang lebih 1,2 juta jiwa. Sekitar 70 persen dari penduduk yang ada bermata pencaharian petani. Dengan kata lain sekitar 840 ribu orang kehidupannya tergantung pada sektor pertanian. Dilihat dari kondisi tersebut maka sektor pertanian menjadi sangat penting untuk diperhatikan.

"Semoga kedepan hasil panen lebih melimpah dan berkualitas, sehingga Kabupaten Blitar mampu mewujudkan swasembada pangan. Dan kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi upaya kita semua ini dalam rangka mewujudkan swasembada pangan," pungkasnya.

 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait