Berkunjung ke Kabupaten Kudus, Walikota Bitung Kagum Dengan Penerapan Kurikulum di 2 SMK

Jumat, 22/07/2022 - 16:44
Walikota Bitung saat memberikan penyampaian di salah satu SMK di kabupaten Kudus
Walikota Bitung saat memberikan penyampaian di salah satu SMK di kabupaten Kudus

Bitung, Klikwarta.com - Wali Kota Bitung Maurits Mantiri bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung berkunjung ke kabupaten Kudus  Jawa Tengah. Kamis,(21/7/22).

Pada kunjungan itu Wali Kota Bitung di dampingi Asisten I Julius Ondang, Kadis pendidikan Eugiene Mantiri, Kabag Kerjasama Rio Karamoy, Kabag hukum Budi Hendiarso serta Kabag Umum Theo Rorong, Ketua TP3 SEPAKAT dan David Sompie Presiden Director PT. MSM TTN
Yustinus Setiawan Sustainability and External Affair Group Head, 

Dalam kunjungan itu  2 SMK  yang ada di Kab. Kudus, yakni  SMK  NU Maarif kudus dan di terima langsung oleh Drs. H. Ahmad Nadlib, Kepala SMK serta jajaran. So mana Sekolah ini memiliki 1900-an siswa dan  memiliki 7 jurusan yaitu :

- Teknik Komputer dan Jaringan
 - Teknik Otomatisasi Industri
 - Teknik Instalasi Tenaga Listrik
 - Teknik Permesinan
 - Teknik Pengelasan
 - Teknik Kendaraan Ringan
 - Teknik Bisnis Sepeda Motor

Sementara itu, SMK NU Maarif kudus sudah bekerja sama dengan beberapa Perusahaan besar termasuk daihatsu.

Di ketahui dalam hal peningkatan kualitas dan kinerja SMK untuk menjadi pusat keunggulan sesuai dengan kebutuhan industri dunia usaha kerja (IDUKA), dengan rancangan kurikulum yang dikembangkan bersama IDUKA yang dapat mengkolaborasi PBET  (production based education and training ) berbentuk Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) atau Pembelajaran Berbasis Industri (melalui Praktek Kerja Industri).

Di antaranya  meliputi,Peningkatan persentase guru yang bersertifikasi yang diakui IDUKA,Praktek kerja lapangan yang dikembangkan bersama IDUKA, Sarana prasarana yang sesuai kebutuhan IDUKA sektor Ekonomi Kreatif.

Di sekolah itu Persentase lulusan yang terserap IDUKA 1 tahun setelah lulus minimal 60%. Sehingga SMK mempunyai rencana pengembangan dan keberlanjutan Pusat Keunggulan (Center of Excellence), termasuk pengembangan pelatih Pusat Keunggulan (Center of Excellence).

Hebatnya juga, di sekolah ini, Prestasi yang pernah di dapat dalam lomba sekolah berbasis industri merebut juara 1 yang di selengarakan oleh Pintar Bersama Daihatsu. Selain itu,siswa  berkesempatan  magang di perusahaan yang ada di Jepang. 

Selanjutnya rombongan Walikota menyambangi SMK  Raden Umar Said (RUS)  di terima Kepala Sekolah H. Fariddudin, S.Sn di mana SMK  RUS memiliki 1165 siswa serta memiliki 6 jurusan yaitu, Jurusan animasi, jurusan desain komunikasi visual, jurusan pengembangan perangkat lunak dan game dan jurusan desain grafika serta jurusan teknik grafika.

Di SMK Digital ini mempunyai fokus pada kemauan anak(murid),  murid di beri ruang untuk berkreatif sesuai dengan gayanya sendiri. Menurut Kepala Sekolanya sudah banyak proyek yang di kerjakan  oleh para murid-muridnya, proyek terakhir adalah SABDA ALAM, film pendek yg berdurasi  sekitar 4 menit ini menceritakan tentang kehidupan burung yang ada di alam liar di tangkap dan di perdagangkan oleh manusia, film animasi ini mendapat pujian dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Keuangan, serta para artis dan pelaku seni lainnya.

Di kesempatan itu juga,  rombongan di ajak berkeliling melihat seluruh ruang belajar para siswa  untuk berkreasi, tidak seperti sekolah - sekolah yang lain bahwa siswa harus duduk di kursi dan menghadap papan tulis. Namun, di sini ruang belajarnya sama seperti d cafe-cafe, jadi para siswa bisa rileks, ada juga yang sementara mendesain sambil melantai, rebahan sesuai gaya masing masing.

Sementara itu, setelah melihat langsung Maurits Mantiri pun merasa  kagum dengan cara belajar yang di terapkan oleh 2 SMK  yang ada di Kabupaten Kudus .

"Ini adalah salah satu bentuk penghargaan kepada murid-murid mereka agar supaya bisa berkreatif tanpa ada tekanan dari para pengajar, tapi tetap harus terus di kontrol, untuk SMK NU Maarif Amin sendiri mereka bisa langsung mencetak para calon pekerja yang siap bersaiing di bidangnya masing masing, ini memang harus di mulai dari mindset agar tercipta SDM yang unggul," ujarnya.

(Pewarta: Laode)

Related News