Desa Ngunut Jumantono Jadi Pilot Project Desa Anti Korupsi di Karanganyar
Klikwarta.com, Karanganyar - Desa Ngunut menjadi pilot project desa anti korupsi di Kabupaten Karanganyar. Desa di Kecamatan Jumantono tersebut, diharapkan bisa menjadi percontohan bagi desa lainya untuk mewujudkan pemerintahan desa yang bersih dari praktik korupsi.
Kepala Inspektorat Kabupaten Karanganyar Zulfikar Hadits, menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan pemerintah diperlukan sebuah sistem. Sehingga, pembangunan di desa dapat terkendali secara transparan.
"Ada delapan belas indikator pengendali. Meskipun tidak mudah, tetapi harus dijalankan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi dan berorientasi pada layanan masyarakat," jelas Hadists, saat hadir dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Desa Anti Korupsi yang digelar Pemkab Karanganyar di Aula Balai Desa Ngunut, Jumantono, Rabu(10/5/2023),
Dia menambahkan, kedepannya, program desa anti korupsi ini bakal diperluas hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Karanganyar.
"Dengan begitu, maka Desa Ngunut sebagai pilot project desa anti korupsi dapat menjadi pioner untuk percontohan bagi desa lainnya. Sehingga, tidak ada lagi kepala desa yang melakukan tindakan melanggar hukum, dalam hal berkaitan dengan korupsi," tandasnya.
Sementara Kepala Inspektorat Pemprov Jateng Sri Rahayu Ningsih, menyatakan, program ini sebagai bentuk dukungan dalam upaya pencegahan korupsi. Sehingga harapan Indonesia bersih dari korupsi dapat terwujud.
"Ada 7809 desa di Provinsi Jawa Tengah. Seluruhnya harus kita dorong untuk menjadi desa anti korupsi," terangnya.
Terpisah, Direktorat Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap program desa anti korupsi mampu mendorong sistem pengelolaan keuangan desa yang transparan.
Para pejabat pemerintahan juga diharuskan untuk melaporkan harta kekayaan mereka dengan membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
"Manfaat LHKPN adalah sebagai alat kontrol. Agar jangan sampai ada barang yang asalnya kita tidak tahu," tandasnya.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








