TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2025 di Desa Karang Karangpandan Resmi Ditutup

Jumat, 21/03/2025 - 06:12
Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andri Army memimpin upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2025, di lapangan Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Kamis (2032025) pagi.

Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andri Army memimpin upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2025, di lapangan Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Kamis (2032025) pagi.

Klikwarta.com, Karanganyar – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran (TA) 2025, di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar resmi ditutup, Kamis (20/3/2025) pagi.

Upacara penutupan digelar pada Kamis (20/3/2025) pagi, di lapangan desa setempat, dipimpin oleh Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andri Army Yudha Adhitama, dihadiri jajaran pejabat TNI-Polri, pemerintah daerah, serta tokoh dan warga Desa Karang.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Andri Army, mengatakan tema kegiatan TMMD kali ini ‘Dengan Semangat TMMD, Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah" mencerminkan upaya nyata TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan, sekaligus memperkokoh ketahanan nasional.

"Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program nonfisik, seperti penyuluhan, pelatihan, dan kegiatan sosial lainnya. Kami berharap hasil pembangunan yang telah dilakukan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta dijaga keberlanjutannya agar memiliki usia pakai yang lebih panjang,” tuturnya.

Sementara, Pasiter Kodim 0727/Karanganyar, Kapten Inf Supardi, saat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, memaparkan bahwa program  ini merupakan bagian dari operasi bakti TNI yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur desa, serta memperkuat semangat kebersamaan dan ketahanan nasional di wilayah.

Dalam aspek fisik, kata dia, TMMD Sengkuyung Tahap I berhasil menyelesaikan beberapa sasaran utama, di antaranya betonisasi jalan sepanjang 890 meter dengan lebar 3 meter yang telah selesai 100%, serta pembangunan talud jalan sepanjang 156 meter yang juga rampung sepenuhnya.

"Selain pembangunan fisik, program ini juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya terorisme dan radikalisme, kenakalan remaja, kesehatan masyarakat, serta pencegahan stunting dan narkoba. Ada pula kegiatan sosial seperti donor darah, pengobatan gratis, bazar UMKM, dan perpustakaan keliling," jelasnya.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait