Menteri Ekraf Terima Audiensi Penyelenggara DWP, Siap Berkolaborasi Kembangkan IP Event Lokal

Kamis, 20/11/2025 - 23:02
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi dari Djakarta Warehouse Project (DWP) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi dari Djakarta Warehouse Project (DWP) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Klikwarta.com, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Djakarta Warehouse Project (DWP) membahas peluang kolaborasi strategis, penguatan ekosistem musik nasional, serta kontribusi industri festival terhadap perekonomian. Menteri Ekraf Teuku Riefky turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ismaya Live selaku penyelenggara DWP yang membawa Indonesia ke pentas musik dunia.

“DWP telah menunjukkan bagaimana karya dan kreativitas anak bangsa bisa bersaing secara global. Pemerintah melihat festival seperti ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai katalis pertumbuhan industri musik, UMKM, dan inovasi kreatif nasional yang di mulai dari daerah,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam audiensi yang digelar di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta pada Kamis, 20 November 2025.

Dalam audiensi tersebut, Ismaya Live selaku penyelenggara DWP memaparkan perjalanan event tersebut sebagai salah satu festival musik dansa terbesar di Asia Tenggara dan menampilkan artis internasional kelas dunia. DWP juga menjadi salah satu kekayaan intelektual milik anak bangsa yang telah memperoleh pengakuan global serta mendorong subsektor musik untuk ekonomi kreatif Indonesia.

Tahun ini, DWP 2025 akan diselenggarakan pada 12–14 Desember di GWK Cultural Park, Bali dengan target kehadiran lebih dari 60.000 penonton dari dalam dan luar negeri. DWP 2025 yang berpindah dari Jakarta menuju Bali sesuai dengan semangat Kementerian Ekraf yang menjadikan ekraf sebagai mesin baru ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. 

"Kementerian Ekraf akan siap berkolaborasi untuk membawa IP lokal semakin dikenal di mancanegara. Karena memang kita ingin IP event kita semakin besar dan juga IP event lokal ini dapat dikenal oleh khalayak global," kata Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Dalam kesempatan ini, Ismaya Live memaparkan perkembangan persiapan DWP 2025, termasuk keamanan, manajemen massa, serta layanan kesehatan yang mengikuti standar internasional. Festival ini juga akan dilengkapi rangkaian pre-party, Bali Music Week, dan after party, yang diharapkan meningkatkan perputaran ekonomi daerah.

Direktur Ismaya Live, David Ferdian, menyampaikan bahwa audiensi DWP di Kementerian Ekraf bertujuan memperoleh dukungan sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan acara yang telah berlangsung selama 15 tahun. 

“Kehadiran kami di sini untuk menjelaskan bagaimana IP DWP dapat berkontribusi dalam memajukan Indonesia. Melalui acara ini, kami mampu mendatangkan wisatawan mancanegara sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di lokasi penyelenggaraan,” harapnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi antara Kementerian Ekraf dan DWP dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat penyelenggaraan festival musik internasional.

Turut hadir jajaran Ismaya Live Brand Marketing Manager Argi Wibawa, Operations Project Manager Hesti Wulur, dan Operations Project Assistant Manager Dharu Djailani. Sedangkan Menteri Ekraf Teuku Riefky turut didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf Agustini Rahayu, Plt. Kepala Biro Komunikasi Kiagoos Irvan Faisal, dan Direktur Musik Kementerian Ekraf Muhammad Amin. (**)

Berita Terkait