Keluarga Korban Diduga Pesta Miras di Plasa Cepu Kirim Doa

Sabtu, 22/01/2022 - 20:48
Keluarga korban yang tewas diduga akibat miras dan pedagang pasar plasa Cepu gelar doa bersama

Keluarga korban yang tewas diduga akibat miras dan pedagang pasar plasa Cepu gelar doa bersama

Klikwarta.com, Blora - Keluarga korban meninggal dunia yang diduga akibat pesta miras, belum lama ini, menggelar kirim doa, Sabtu (22/1/2022) pagi. Bertempat di lokasi pesta miras (Plasa Cepu), Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tak hanya kelurga korban, para Pedagang Pasar Cepu, juga turut serta kirim doa.

"Intinya kami kirim doa kepada mertua saya dan para korban miras di Plasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keselamatan", ucap Candra menantu Puguh Wiyono.

Tampak, mereka membawa tumpeng. Juga ada yang membawa jajan pasar. Kirim doa tersebut dipimpin oleh Sugeng, salah satu pedagang pasar Plasa Cepu. Selain itu, para jamaah juga menggelar tahlilan memperingati Tujuh (7) hari kematian korban.

"Ada sekitar empat puluhan orang yang ikut dalam kirim doa tersebut," imbuh Cecep Nurseto, anak kandung Puguh Wiyono, salah satu korban.

Diberitakan sebelumnya, Lima orang warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah dan satu orang lainnya asal Kecamatan Padangan, Bojonegoro Jawa Timur, meninggal dunia dalam kurun waktu tiga (3) hari. Diduga, mereka meninggal dunia setelah pesta miras di Plasa Cepu.

Identitas enam (6) korban meninggal dunia tersebut, yaitu Dwi alias Robot meninggal pada Senin (17/1/2022). Disusul, Agus alias Singo (50) warga Bojonegoro, Difa, Puguh dan Ega pada Selasa (18/1/2022). Sedangkan Teguh warga Cepu Kidul meninggal dunia pada Kamis (20/1/2022), sekira pukul 07.00 wib. Ke lima rumah korban warga Cepu saling berdekatan.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengamankan barang bukti arak dari warung milik Y, warga Cepu. Juga meminta keterangan sejumlah saksi yang ikut dalam pesta arak tersebut. Pun Polda Jateng melakukan autopsi kepada salah satu korban untuk menemukan penyebab kematian para korban.

Pewarta: Fajar

Tags

Berita Terkait