Ketum Geruss Eny Yuliastiny Mochammad di kantor PKB posko Candra
Klikwarta.com, Depok - Ketua Gerakan Relawan Untuk Supian Suri (GERUSS) Eny Yuliastiny Mochammad.S.Ikom (EYM) menegaskan, bahwa sudah saatnya di moment Pilkada tahun ini warga Kota Depok harus membuka mata dan telinga atas berbagai polemik permasalahan masyarakat yang tak kunjung bisa diselesaikan oleh jajaran petahana hingga saat ini.
Hal tersebut dikatakannya saat melakukan kunjungan kerja serta konsolidasi pemantapan kinerja relawan GERUSS ke kantor PKB yang difokuskan sebagai Posko Chandra Rahmansyah sebagai pasangan Cawalkot DR H.Supian Suri.MM di jalan Siliwangi, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
"Mulai dari permasalahan sampah, pendidikan, pembangunan infrastruktur, kesehatan, serta berbagai polemik permasalahan masyarakat Depok, yang sampai saat ini tak kunjung usai, sudah tidak mungkin lagi bisa ditolerir, apalagi dilanjutkan. Ini wajib diselesaikan!!", tegas Ketum GERUSS, Senin 19/8/2024.
"20 tahun sudah warga Depok terjebak dalam lingkaran permainan kelompok tertentu, yang hingga kini memupuskan harapan-harapan masa depan anak bangsa, dan pada moment Pilkada tahun ini tegas saya katakan semua permainan ini harus dituntaskan!!", ucapnya.
Politisi Gerindra jebolan Universitas Pancasila ini mengungkapkan, bahwa sosok pimpinan ranah eksekutif itu wajib memiliki dasar kualitas leadership yang jelas untuk kepentingan masyarakat yang dipimpinnya, bukan hanya untuk kepentingan kelompoknya semata.
"Selain permasalahan sampah yang kerap menjadi mimpi buruk bagi masyarakat, banyaknya siswa-siswi miskin yang hilang harapan karena tak mampu membayar biaya sekolah, pasar-pasar yang hampir semua regulasinya bermasalah, serta ketidakjelasan pengaturan anggaran CSR perusahaan. Ini jelas akibat dari tidak ketidakmampuan leadership petahana dalam mengurus kebutuhan warganya", ungkap EYM.
"Belajar dari Pileg kemarin, konsep money politik yang terpampang jelas dan seolah menantang demokrasi harus menjadi PR besar bagi KPU dan Bawaslu untuk dapat memberangusnya di ajang Pilkada Depok November besok, karena kalau tidak bisa diselesaikan oleh panitia Pilkada, GERUSS akan menjadi garda terdepan untuk mengangkat kasus ini dan membawa oknum KPU dan Bawaslu ke hotel prodeo", imbuhnya.
Lebih lanjut Yuliast mengajak kepada seluruh relawan pendukung Cawalkot Supian Suri - Chandra Rahmansyah untuk masing - masing membentuk tim advokasi hukum guna mengawal pesta demokrasi di Kota Depok dan mengawasi secara masif kinerja KPU dan Bawaslu, agar praktik money politik tidak lagi terjadi di ajang kontestasi Pilkada Serentak November mendatang.
"Alhamdulillah setelah berdiskusi dengan Bang Chandra, beliau pun akan membentuk tim advokasi hukum khusus yang terkoneksi dengan pusat. Jadi, di Pilkada Depok khususnya teman-teman lawyer papan atas sudah kita siapkan untuk mengawal Pilkada Depok, dan kita pastikan siapapun pelakunya bakal kita proses sesuai hukum yang berlaku", tandas Yuliast.
"Untuk warga Depok khususnya, GERUSS mengajak kepada semua pihak dan seluruh elemen masyarakat, mari buka mata, hati dan telinga, untuk jangan lagi terjebak kedalam politik pragmatis yang sudah terbukti membuat susah kita semua. Sudah saatnya Depok bangkit dari keterpurukan, bersama Bang SS dan Bang Chandra mari kita benahi Depok bersama-sama dan kita berangus segala bentuk kepentingan kelompok menuju Depok Emas di masa Depan", tutur Yuliast.
(Kontributor : Arif)








