Demo Tolak PLTU, Ini Tanggapan Plt Gubernur

Selasa, 30/01/2018 - 19:59
Pendemo saat menggelar aksi di Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu, Selasa (30/01/2018).

Pendemo saat menggelar aksi di Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu, Selasa (30/01/2018).

Klikwarta.com - Menanggapi aksi demo yang digelar aliansi tolak batu bara, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan untuk melihat dokumen amdal waktu perizinan. 

"Biasanya teknologi pemantau lingkungan, teknologi kelola lingkungan sudah disajikan. Maka dari itu, segera dipatuhi didalam dokumen operasional amdal itu," tegas Rohidin. 

Sebelumnya, aliansi tolak batu bara menggelar aksi dami di Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu, Selasa (30/01/2018). Aksi yang diikuti belasan orang ini menuntut perusahaan tambang stocpile batu bara dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Bengkulu agar menyediakan alat pelindung diri (APD) dan menerapkan standar keselamatan kesehatan kerja (K3) untuk para pekerja. 

"Kami menginginkan jaminan keselamatan untuk pekerja batu bara, agar terhindar dari penyakit paru hitam," ujar Feni, korlap aksi.

Disamping itu, pendemo juga menuntut pemerintah agar menghentikan investasi energi kotor dan menolak proyek PLTU batu bara yang berada di Teluk Sepang, Kampung Melayu, Bengkulu. (Alfin) 

Tags

Berita Terkait