Kembali ke Markas, 450 Pasukan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 413/Bremoro Kostrad Diminta Jalani Karantina Sebelum Bertemu Keluarga

Minggu, 04/04/2021 - 12:44
Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi Genah saat menyambut pasukan Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara pada Upacara Purna Tugas di Lapangan Markas Yonif MR 413/Bremoro

Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi Genah saat menyambut pasukan Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara pada Upacara Purna Tugas di Lapangan Markas Yonif MR 413/Bremoro

Klikwarta.com, Sukoharjo - Setelah sepuluh bulan lamanya mengemban tugas sebagai pasukan penjaga dan pengamanan perbatasan di wilayah Sektor Utara Papua, 450 prajurit Satgas Pamtas RI - PNG Yonif 413/Bremoro Kostrad akhirnya kembali tiba di markas kesatuan mereka.

Selama bertugas, para pasukan tersebut terbagi di 18 pos yang berada di sejumlah wilayah perbatasan tersebut.

"Kesatuan Yonif 413 Bremoro ini pada saat berangkat jumlah (anggota) satuan tugasnya 450 orang, dan kembali dengan utuh," terang Kasdivif 2 Kostrad, Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi Genah kepada wartawan usai memimpin upacara purna tugas dan penyambutan kedatangan pasukan, di Lapangan Markas Yonif MR 413/Bremoro, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (03/04/2021). 

Sebelum melakukan perjalanan untuk kembali ke markas, terhadap seluruh pasukan satgas pamtas tersebut juga telah dilakukan Rapid Tes Antigen guna memastikan kondisi kesehatan mereka. Kendati begitu, ungkap Kasdivif 2 Kostrad, Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi Genah, setibanya di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, sebanyak 30 pasukan dinyatakan reaktif berdasarkan hasil Rapid Tes Antigen ulang yang dilakukan.

"Memang kita melaksanakan protokol kesehatan pada saat debarkasi dari Papua, itu hasil Rapid Tes Antigen maupun Swab Tes di sana mereka negatif semuanya. Namun setelah lintas laut kemudian mereka turun di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, setelah dilaksanakan Rapid Tes Antigen lagi ada 30 orang yang reaktif," imbuh Tjatur. 

Hal itu, disampaikan Kasdivif 2 Kostrad, dimungkinkan karena jauhnya jarak tempuh serta kondisi perjalanan yang melelahkan melaui jalur lintas laut dengan waktu yang juga terbilang cukup lama.

"Namun ini mungkin karena mereka kelelahan atau mungkin karena flu. Mereka lintas laut cukup lama, dari Papua sampai Semarang selama 13 hari, hampir dua minggu. Yang bersangkutan langsung kita isolasi. Sekarang mereka sudah kita kirim ke Rumah Sakit DKT Slamet Riyadi Solo untuk melaksanakan test Swab PCR, terangnya.

Tak hanya 30 orang prajurit tersebut, menurut Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Tjaturputra Gunadi Genah, terhadap seluruh pasukan juga akan dilakukan Swab PCR. Para pasukan juga akan melaksanakan kegiatan - kegiatan pengembalian karakter sebagai prajurit sambil menunggu waktu untuk istirahat cuti.

"Untuk selanjutnya setelah dilakukan cooling down, mereka nanti akan melaksanakan kegiatan - kegiatan yang merupakan karakter TNI, mulai pembinaan fisik, pengecekan kesehatan, sikap dan perilakunya akan dikembalikan kepada sikap dan perilaku bagi TNI yang berada di homebase," tandas Tjatur. 

Karantina terhadap seluruh pasukan satgas pamtas tersebut, menurut nomor dua di Markas Divif 2 Kostrad itu, akan dilakukan selama tiga hari sebelum nantinya diizinkan untuk berinteraksi dengan keluarga masing - masing.

"Nanti kita lihat hasil Swab PCR, memang saat ini mereka 450 orang kita karantina selama tiga hari, kemudian hari ini akan di swab. Nanti hasil swab seperti apa, kalau memang hasilnya negatif mereka langsung bisa berinteraksi dengan keluarga," pungkasnya.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait