Gedung DPRD Kabupaten Blitar Tampak Dari Arah Depan
Klikwarta.com, Blitar - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto melihat agenda pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19 diperlukan inovasi besar melalui penciptaan kerja-kerja dengan pelibatan elemen masyarakat yang luas.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, menurut Suwito harus merangkul berbagai macam unsur kelompok masyarakat untuk bicara bersama agar terlahir konsep pemberdayaan masyarakat yang nyata dan bersifat penumbuhan perekonomian masyarakat.
Ide ini kata Suwito bisa diaplikasikan melalui konsep kerja padat karya sebagai salah satu permisalannya.
"Di dalam pemulihan ekonomi itu bisa dipadat karyakan misalnya itu kan kena semuanya masyarakat dapat bekerja. Pendek kata inovasi daerah ini bagaimana membelanjakan anggaran yang cakupan manfaatnya luas sekali. Akhirnya masyarakat bekerja, anggaran daerah nantinya bisa mempererat semua lapisan masyarakat yang tidak memunculkan identifikasi diri ini warga Blitar selatan, utara, timur atau barat," kata Suwito kepada Klikwarta.com, Selasa (8/2/2022).
Melihat postur APBD tahun ini yang terbatas, ia mengharapkan pemerintah daerah serius untuk memetakan dan memilah objek pembangunan daerah mana yang memiliki porsi besar kebutuhan anggarannya. Sehingga seluruh sektor yang ada memiliki porsi yang sesuai kapasitas keperluannya.
Bahkan, Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso juga meyakini kekuatan APBD Kabupaten Blitar tidak akan mampu menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur khususnya di Kabupaten Blitar wilayah selatan yang tengah dirundung ketidaklayakan akses jalan. Untuk itu, Rahmat telah meminta pemerintah pusat membantu revitalisasi infrastruktur jalan di Kabupaten Blitar selatan.
"Ada bantuan dari Kementerian PUPR untuk perbaikan jalan dan irigasi, dengan nilai total Rp 1,8 triliun. Pengajuan kita sebesar Rp 2,4 triliun, tapi disetujui Rp 1,8 triliun dan diberikan bertahap. Bantuan ini dikelola dan dikerjakan seluruhnya oleh pusat, Kabupaten Blitar hanya menerima manfaatnya. Tahap awal ini diberikan sebesar Rp 400 miliar, untuk perbaikan infrastruktur dan irigasi berupa embung di Blitar Selatan. Surat bantuan dari Kementerian PUPR sudah turun akhir Desember 2021 atau awal Januari 2022, silahkan di cek pada dinas terkait,” papar Wabup Rahmat beberapa hari lalu.
(Pewarta : Faisal NR)








