Pertemuan PRSI Sumut dengan Disdik Gunungsitoli
Klikwarta.com, Gunungsitoli – Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam memeratakan akses pendidikan teknologi hingga ke pelosok negeri. Melalui inisiatif strategis bertajuk "Robotika & Campus Tour ke Nias 2026", PRSI Sumut siap membawa gelombang digitalisasi ke wilayah Kepulauan Nias pada akhir Maret mendatang.
Langkah besar ini diawali dengan kunjungan silaturahmi Koordinator Cabang PRSI Kota Gunungsitoli, Taufiq Gulo, ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli pada Selasa (10/3). Kedatangan delegasi PRSI disambut hangat oleh Augustinus Halawa, S.Pd., M.M. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara didampingi Tonaziduhu Zebua, S.Pd., M.M. Kasubbag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.
Taufiq Gulo menjelaskan bahwa agenda yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret hingga 1 April 2026 di Kota Gunungsitoli ini merupakan manifestasi dari gerakan nasional Robotika untuk Negeri. Program ini dirancang untuk memperkenalkan teknologi masa depan kepada siswa di tingkat SD hingga SMA/SMK/Madrasah.
"Kami ingin memastikan bahwa akses terhadap pendidikan teknologi robotika dan digitalisasi tidak hanya berpusat di kota besar. Melalui program ini, kami membawa pakar dan praktisi langsung ke Gunungsitoli untuk memberikan inspirasi bagi generasi muda di Kepulauan Nias," ujar Taufiq.
Dalam kunjungannya nanti, PRSI Sumut telah menyiapkan serangkaian agenda komprehensif yang dapat diikuti secara gratis, di antaranya Workshop & Seminar Robotika Pelatihan intensif bagi siswa SMA/SMK dan tenaga pendidik. Literasi AI (Artificial Intelligence) Pengenalan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Edukasi Digitalisasi Menyiapkan mentalitas siswa menghadapi industri masa depan. Campus Tour & Sosialisasi Memperkenalkan program studi teknologi dari berbagai perguruan tinggi unggulan bagi siswa kelas XII.
PRSI Sumut juga mengajak perguruan tinggi swasta ternama di Sumatera Utara untuk berpartisipasi aktif. Kehadiran akademisi dinilai krusial sebagai jembatan bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di bidang teknologi dan digital.
"Ini adalah momentum emas bagi kampus-kampus di Medan untuk berinteraksi langsung dengan calon mahasiswa potensial di Nias. Kita butuh kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan global," tambah Taufiq.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli, Augustinus Halawa, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan tantangan transformasi digital saat ini.
"Kami sangat mendukung penuh. Ini adalah peluang langka bagi siswa-siswi kami di Gunungsitoli untuk mengenal dunia robotika secara dekat. Kami siap memberikan dukungan fasilitas dan akses demi kesuksesan acara ini," tegas Augustinus.
Melalui sinergi antara PRSI, Pemerintah, dan Perguruan Tinggi, diharapkan Kepulauan Nias dapat melahirkan talenta-talenta teknologi unggul yang siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
(Kontributor : Novian)








