DPRD Kota Blitar Turut Pelopori Suksesnya Sensus Penduduk Online dan Taat Bayar Pajak

Selasa, 17/03/2020 - 11:36
Ketua DPRD Kota Blitar dr. Syahrul Alim (kanan) saat mengisi data kependudukan di Sensus Penduduk Online

Ketua DPRD Kota Blitar dr. Syahrul Alim (kanan) saat mengisi data kependudukan di Sensus Penduduk Online

Klikwarta.com | Kota Blitar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar ikut mempelopori suksesnya pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SPO) tahun 2020 dan Ketaatan Pembayaran Pajak.

Pada Selasa (17/03/2020) di kantor DPRD Kota Blitar, pimpinan berserta sejumlah anggota mengikuti pengisian SPO tahun 2020 dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Ketua DPRD Kota Blitar dr. Syahrul Alim menjelaskan, dua kegiatan itu dinilainya sebagai aksi kepeloporan agar diikuti oleh seluruh masyarakat kota Blitar.

Kepala beserta jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Blitar, kata dia, juga datang di kantor DPRD Kota Blitar untuk membantu pengisian data kependudukan di sensus penduduk online kepada pimpinan dan sejumlah anggota dewan. 

"Saya mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan sensus ini, agar pada saatnya nanti waktunya selesai pelaksanaan sensus, masyarakat sudah tercatat di sensus penduduk tersebut," jelas dr. Syahrul Alim kepada awak media.

Terkait pembayaran pajak, para anggota dewan juga turut melakukan pembayaran dengan dilayani petugas dari Bank Jatim dan Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. 

Pembayaran dilakukan di halaman kantor DPRD Kota Blitar melalui mobil pelayanan pembayaran pajak.

"Jadi ini adalah rangkaian acara bulan panutan pembayaran pajak dimana beberapa hari yang lalu dilakukan di Pemkot, karena ada acara pertemuan adeksi yang membuat kami tidak bisa hadir, untuk itu baru bisa kami laksanakan hari ini," tandasnya.

dr. Syahrul, panggilan akrabnya menambahkan, mengimbau kepada masyarakat Kota Blitar yang menjadi wajib pajak untuk taat membayar pajak sesuai dengan ketentuan dan jadwal pembayaran yang berlaku. 

Itu dikatakannya, mengingat nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kebutuhan anggaran pembangunan kota Blitar salah satunya ditopang dari sektor pajak.

(Faisal/Adv)

Berita Terkait