DPRK Aceh Utara Tetapkan AKD 2019-2024
Klikwarta.com, Aceh Utara - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara melakukan pengesahan alat Kelengkapan Dewan (AKD) Masa Jabatan 2019 2024.
Rapat pengesahan AKD tersebut dipimpin Oleh Ketua DPRK Aceh Utara Arafat, pada kamis (21/11/19). Bertempat di Gedung Dewan Setempat.
Rapat penetapan alat-alat kelengkapan DPRK Aceh Utara masa jabatan tahun 2019-2024 yang terdiri dari komisi komisi, panitia musyawarah, panitia anggaran, panitia legislasi dan badan kehormatan dewan.
Surat keputusan tersebut di bacakan oleh wakil ketua DPRK Aceh Utara Hendra Yuliansyah. Pembacaan SK tersebut dianggap sah karena Dihadiri 43 Anggota Dewan .
"Untuk mengoptimalkan fungsi tugas dan wewenang serta hak dan kewajiban anggota DPRK, maka perlu dibentuk alat-alat kelengkapan dewan sebagai wadah dalam berhimpunnya anggota DPRK dalam menjalankan tugas fungsinya, yaitu sebagai fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan,"ujar ketua DPRK aceh Utara, Arafat.
Dengan terbentuknya alat kelengkapan dewan diharapkan dapat bekerja sesuai dengan tugasnya. Kita juga berharap kepada semua tak ada yang baru terbentuk ini untuk dapat menjalin dan meningkatkan koordinasi, interaksi dan komunikasi dengan mitra kerja masing-masing terutama SKPK SKPK di lembaga eksekutif.
Dimaksud terjalin hubungan, harus dengan penuh rasa kekeluargaan dan saling menghormati demi tercapai maupun terwujudnya visi dan misi bupati untuk kesejahteraan rakyat Aceh Utara,"tutupnya.

Sementara Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib dalam sambutannya, yang dibacakan Asissten I, Dayan Albar, S.Sos, M.A.P, atas terbentuknya AKD ini.sangat kita harapkan dapat terjalin kerjasama dan kemitraan yang lebih kokoh dengan jajaran pemerintahan daerah sehingga terbangun komunikasi yang sinergis dan solid.
"Karena dewan merupakan Mitra pemerintah dalam pelaksanaan penganggaran maupun evaluasi,"ujarnya.
Disamping itu kami juga memohon dukungan para anggota DPRK periode 2019-2024 terhadap program-program pembangunan infrastruktur prioritas, yakni pembangunan kantor bupati dan gedung DPRK Aceh Utara di landing serta juga kelanjutan pembangunan waduk krueng keuretoe.
"Sehingga tujuan untuk pembangunan dan mensejahterakan rakyat Aceh terhadap pad lebih cepat terwujud,"tutupnya.(Saqil)








