Kunjungi Stadion Kanjuruhan, Jokowi Tinjau Sektor Terjadinya Ratusan Korban

Rabu, 05/10/2022 - 17:59
Presiden RI, Joko Widodo saat mengunjungi Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (5/10/2022)
Presiden RI, Joko Widodo saat mengunjungi Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (5/10/2022)

Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Presiden RI, Joko Widodo mengunjungi Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (5/10/2022), pasca tragedi memilukan yang menewaskan ratusan suporter Arema meninggal dunia. Tampak Presiden Jokowi didampingi sejumlah pejabat tinggi Negara.

Setibanya di Stadion Kanjuruhan, Presiden disambut langsung Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan, Bupati Malang, H. M Sanusi, Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana beserta jajaran manajemen Arema. Tiba di Stadion Kanjuruhan, Jokowi langsung memasuki ruangan di bawah tribun VVIP.

Di dalam Stadion, mantan Wali Kota Solo itu langsung menuju ke sektor Selatan stadion. Sekor ini adalah titik lokasi terjadinya banyak korban meninggal dunia, saat peristiwa, Sabtu 1 Oktober 2022 malam, pekan lalu. Presiden Jokowi juga meninjau sejumlah lokasi titik pusat saat tragedi.

Saat melihat tribune Selatan dan akses keluar-masuk, Jokowi berkomentar, soal kondisi yang tak ideal di lokasi tersebut. Seperti soal curamnya tribune. Juga soal sempitnya akses keluar masuk ke tribune.

"Selain kepanikan saat kejadian, saya juga melihat ada masalah di pintu yang terkunci dan tangga yang terlalu tajam", kata Jokowi.

Bertolak dari hal di atas, Jokowi meminta agar Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bisa segera menyelesaikan tugasnya. Sebab tim gabungan independen telah dibentuk.

"Tim gabungan ini diharapkan mampu mengungkap penyebab utama dari tragedi Stadion Kanjuruhan, sehingga kita tahu penyebab utama dari tragedi 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan", tutup mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Bupati Malang menyampaikan bahwa Kementerian PUPR dalam waktu dekat akan datang ke Stadion Kanjuruhan untuk melakukan audit menyeluruh. 

Terkait update jumlah korban meninggal dunia, kata bupati, sampai hari ini berjumlah 131 orang. Namun, ada laporan di Kecamatan Wajak dan akan dicocokkan. 

"Sedangkan yang dirawat di rumah sakit, semua membaik", ujarnya.

"Karenanya, saya berharap kepada masyarakat atau korban yang ada di rumah, jika ada keluhan bisa datang ke RSSA Kota Malang dan RSUD Kanjuruhan. Kalau di RSUD Kanjuruhan, Pemerintah Kabupaten Malang yang menanggung biaya perawatannya", demikian Bupati Malang.

(Pewarta : Asral)

Related News