Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Provinsi Bengkulu May Sudarta
Bengkulu, Klikwarta.com – Kegiatan Seminar kepemudaan dan Road Show Pemilihan Putra Putri Kampus (PPPK) mendapatkan apresiasi khusus dari sejumlah kalangan.
Dalam kegiatan seminar dan road show terakhir yang digelar di aula 3 Universitas Hazairin, Selasa (20/2/2018), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mengagendakan kegiatan kepemudaan ini menjadi salah satu agenda tahunan Dispora Provinsi Bengkulu.
“Saya sangat apresiasi kegiatan ini. Seharusnya, kegiatan positif seperti ini bisa dilakukan setiap tahun dan masuk dalam agenda tahunan Dispora”, ujar May Sudarta, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Provinsi Bengkulu sekaligus pemateri dalam kegiatan Seminar dan Road Show terakhir yang digelar PPPK Bengkulu ini.
Dikatakan May, acara-acara kepemudaan seperti acara yang didukung penuh oleh Senator termuda Indonesia Riri Damayanti Jhon Latief ini seharusnya banyak diadakan di setiap daerah di Provinsi Bengkulu. Sebab, kata dia, pemuda membutuhkan suntikan hal-hal positif seperti ini.
Pemuda saat ini, jelasnya, sudah terlalu sibuk dengan hoax, terlalu sibuk dengan materi-materi yang seharusnya tidak mereka dapatkan. Melalui kegiatan seperti ini, ia berharap membuat pemuda pemudi hadir di dunia nyata karena sudah terlalu sibuk di media sosial.
“Kegiatan seperti ini, tentunya dalam komposisi seperti ini, dari mahasiswa oleh mahasiswa untuk mahasiswa seharusnya pemerintah harus mengagendakan. Sebab hal ini sangat positif”, ujar May.
Dilanjutkan May, selama ini, Dispora telah banyak melaksanakan program kepemudaan. Seperti, Jambore, Gatering, Diklat, dan lain sebagainya.
“Hanya saja kegiatan PPPK ini belum masuk ke dalam agenda Dispora. Mungkin karena tingkat pesertanya masih sedikit. Saya berharap untuk kedepannya, panitianya atau pihak penyelenggaranya terlebih dahulu kumpul melakukan komunikasi kemudian caverage. Artinya, cakupan programnya harus mencakup seluruh kabupaten kota dalam provinsi Bengkulu. Setelah itu terjadi, baru kita akan mengagendakannya”, ujar May.
Ditambahkan May, pelaksanaan kedepan tetap harus dibawah pembinaan para Alumni. Sehingga pelaksanaan bisa lebih maksimal.
“Alumni harus lebih banyak membantu, turun bersama-sama membina adik-adiknya. Nanti setelah mereka betul-betul mapan baru bisa melepaskan untuk melaksanakan total kegiatan ini”, tegas May. (Adv)








