Binus Expo, Ajang Pameran Inovasi Produk Real Factory Siswa SMK Bintang Nusantara Karanganyar

Kamis, 07/10/2021 - 10:48
Ajang Pameran Inovasi Produk Real Factory Siswa SMK Bintang Nusantara Karanganyar

Ajang Pameran Inovasi Produk Real Factory Siswa SMK Bintang Nusantara Karanganyar

Klikwarta.com, Karanganyar - Berkreatifitas tanpa batas, istilah itu pantas disandang oleh pelajar SMK Bintang Nusantara Karanganyar. Bagaimana tidak, meski di masa pandemi Covid-19 membuat proses belajar mengajar harus dilakukan secara daring, namun para pelajar SMK Bintang Nusantara Karanganyar dapat menciptakan inovasi nyata yang bermanfaat bagi banyak orang.

Sejumlah produk kebutuhan rumah tangga menjadi hasil inovasi para siswa. Mulai dari produk perawatan kecantikan berbahan herbal, hingga produk olahan kuliner berbahan alami yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Kepala SMK Bintang Nusantara Karanganyar, Reno Moeliasari Widyaningrum di sela event Binus Expo bertajuk Kampung Virtual mengatakan produk olahan oleh peserta didiknya memiliki kualitas real factory. 

Meski merupakan produk real factory, namun produk hasil inovasi para siswa didiknya ini mendapat label dari Badan POM untuk produk kecantikan.
Sehingga pemerintah daerah maupun instansi lainnya tak perlu ragu untuk bermitra.

Binus Expo menjadi ajang  unjuk kreasi. Terlebih,  pameran produk siswa SMK Bintang Nusantara Karanganyar ini difasilitasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program pendampingan sekolah vokasi.

"Produk buatan anak didik kami bukan sekadar teaching factory. Namun real factory. Produknya mendapat label dari Badan POM untuk produk kecantikan. Jadi kalau pihak Pemkab Karanganyar mau membeli, tak perlu ragu lagi dengan keamanan produk anak didik kami. Baik membeli hand sanitizer, masker atau lainnya dari siswa SMK. Suvenir itu bisa diberikan ke tamu pemerintah karena aman. Dan ink memberikan semangat anak-anak karena produknya dibeli," ungkap Reno Moeliasari Widyaningrum kepada wartawan, Rabu (06/10/2021).

Reno menambahkan, produk tersebut tersedia di enam stan pameran tersegmentasi. Yakni body spa, UKM kuliner makanan, UKM kuliner minuman dan skin care. Ia pun mengatakan, pihaknya  memiliki jaringan pemasaran di luar negeri yang bersedia membeli produk SMK.

Lebih lanjut dikatakan, pengisi stand pameran dari peserta didik kelas X-XII. Totalnya 500-an peserta didik yang tersebar di 17 kelas.

Sementara itu Ketua Panitia Kampung Virtual Binus Expo, Didik Heru Widharto mengatakan kegiatan pemeran produk real factory SMK Bintang Nusantara Karanganyar telah dimulai sejak 2019.

Diakuinya, di masa pandemi ini, merupakan tantangan tersendiri bagi dirinya untuk memasarkan produk. Dan dirinya tak menduga, respon pasar sangat luar biasa terhadap prodak anak-anak SMK ini.

"Masa pandemi merupakan tantangan memasarkan produk. Ternyata dapat survive," katanya.

Ia mengatakan per stand ditarget memperoleh margin penjualan selama expo, baik itu transaksi daring maupun luring. Menurutnya, pelajar SMK dituntut mampu mandiri dalam berpenghasilan.

"Di sekolah ini, anak SMK sudah punya penghasilan sendiri dari UKM. Mulai Rp500 ribu perbulan sampai jutaan rupiah perbulan," pungkasnya.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait