Total 58.093 KK Warga Miskin Baru di Kabupaten OKI Bakal Terima Bansos Covid-19

Selasa, 28/04/2020 - 02:30
Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI H. Reswandi SP MM

Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI H. Reswandi SP MM

Klikwarta.com, Sumatera Selatan - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan (SumSel) kembali melakukan pendataan tahap kedua melalui Kartu Kelurga (KK) masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid -19. Hal ini dilakukan guna penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak Covid-19 tepat sasaran. 

Dari pendataan tehap dua tersebut, terdapat penambahan warga miskin baru (Misbar) dengan total sebanyak 58.093 warga. Rencananya, dalam waktu dekat, Misbar tersebut akan diberikan bantuan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI H.Reswandi SP, MM menyampaikan, bahwa telah terjadi penggabungan data, antara data pertama yang didapat oleh Dinsos dan dikalkulasikan dengan data dari Kementerian Sosial, sehingga mendapatkan data yang final dan sinkron.

"Dari pendataan awal terdapat sejumlah warga miskin baru sebanyak 56.751 warga dan selanjutnya kami cocokkan (sinkron) dengan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dari Kementrian Sosial. Sehingga kalau digabungkan ditahap kedua ini ada penambahan yang dikalkulasikan oleh Kemensos sebanyak 58.093 warga Misbar", jelasnya saat dikonfirmasi Klikwarta.com, via WhatsApp Senin (27/04/2020) sekira pukul 05.30 WIB.

Lanjutnya, puluhan ribu warga Misbar tersebut, terutama yang berdampak ekonominya akan mendapatkan bantuan dari Pemda dan Dana Desa.

"Bantuan ini nantinya akan dibagi dari sumber dana Pemda sekitar 25.000 KK dan sisanya akan dipenuhi dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa", ungkapnya.

Saat ini masih proses pendataan, menurut Reswandi, peserta penerima bantuan Covid-19 ini akan melalui proses yang cukup panjang.

"Ya untuk sekarang ini data tahap kedua sudah kami terima dan sudah kami laporkan ke Kementerian Sosial. Nanti setelah disetujui barulah peserta penerima bantuan diberikan komposisi bantuan tunai tersebut. InsyaAllah dimulai bulan April ini, bantuan berupa sembako. Sedangkan untuk bulan Mei maupun Juni berupa uang senilai Rp 600 ribu", pungkasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Berita Terkait