Pemkot Bengkulu Bersihkan Puing Pondok di Pantai Panjang, Wujudkan Kawasan Pesisir Tertata dan Bersih

Selasa, 05/05/2026 - 12:24
Pemkot Bengkulu Bersihkan Puing Pondok di Pantai Panjang /Foto : MC

Pemkot Bengkulu Bersihkan Puing Pondok di Pantai Panjang /Foto : MC

Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui lintas organisasi perangkat daerah menggelar kegiatan pembersihan puing-puing pondok di kawasan Area Penggunaan Lain (APL) Pantai Panjang, tepatnya di depan Hotel Pasir Putih, Selasa (5/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta sejumlah dinas terkait lainnya. Sebelum pelaksanaan, kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bengkulu, Alex Periansyah.

Dalam arahannya, Alex Periansyah menyampaikan bahwa penataan pondok-pondok yang belum tertib di kawasan Pantai Panjang sebelumnya telah melalui proses pembongkaran oleh pemerintah. Oleh karena itu, tahapan lanjutan yang kini dilakukan adalah pembersihan sisa-sisa material bangunan yang masih berserakan di lokasi.

“Kami mohon rekan-rekan semua untuk bersama-sama melanjutkan pembersihan puing-puing pondok hasil penertiban sebelumnya, demi mewujudkan kawasan Pantai Panjang yang lebih tertata dan bersih,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah daerah dalam menata kawasan pesisir agar lebih rapi, nyaman, serta sesuai dengan peruntukan tata ruang yang telah ditetapkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para Staf Ahli Wali Kota, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Ratu Agung, serta seluruh lurah di wilayah Kecamatan Ratu Agung yang ikut mendukung kelancaran proses pembersihan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap kawasan Pantai Panjang dapat menjadi destinasi wisata yang lebih bersih, tertib, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan, sekaligus mencerminkan wajah kota yang lebih baik di sektor pariwisata. (**)

Berita Terkait