Pemkot Depok Tegaskan Komitmen Dukung Pengembangan Madrasah Negeri dan Swasta

Rabu, 21/01/2026 - 18:56
Wali Kota Depok Supian Suri menandatangani penyerahan lahan dan bangunan MTs Negeri kepada Kemenag

Wali Kota Depok Supian Suri menandatangani penyerahan lahan dan bangunan MTs Negeri kepada Kemenag

Klikwarta.com, Depok, 21 Januari 2026 – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan madrasah, baik negeri maupun swasta. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui program Rintisan Sekolah Swasta Gratis, yang saat ini telah diikuti oleh 14 Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di wilayah Kota Depok.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, dalam acara Penyerahan Lahan dan Bangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) kepada Kementerian Agama Republik Indonesia, yang berlangsung di Kota Depok.

Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Agama RI, Kepala BKD Kota Depok, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Kepala Kemenag Kota Depok, para penyuluh agama se-Kota Depok, Kepala Cabang BJB Kota Depok, Camat Pancoran Mas beserta para lurah, Ketua GP Ansor Kota Depok, serta insan media dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama RI atas kontribusi dan perannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Depok, khususnya melalui pendidikan madrasah.

“Atas nama Pemerintah Kota Depok, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama RI atas dedikasi dan dukungannya dalam mencerdaskan anak-anak Depok melalui pendidikan madrasah,” ujar Supian Suri.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila perhatian Pemkot Depok terhadap madrasah selama ini dirasa belum sebanding dengan upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian Agama. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemkot Depok berkomitmen untuk terus meningkatkan dukungan bagi pengembangan madrasah ke depan.

Sebagai bentuk konkret dukungan tersebut, Pemkot Depok telah menjalankan kebijakan sekolah swasta gratis sejak tahun lalu. Melalui program ini, siswa MTs swasta yang telah bekerja sama dengan Pemkot Depok mendapatkan pembiayaan pendidikan secara penuh.

“Seluruh biaya pendidikan digratiskan. Setiap siswa mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta per tahun atau sekitar Rp250 ribu per bulan,” jelasnya.

Menurut Supian, skema pembiayaan tersebut dinilai cukup untuk mendukung operasional sebagian besar madrasah swasta yang telah bergabung dalam program kerja sama.

Tak hanya itu, Pemkot Depok juga berencana memberikan perhatian lebih terhadap sarana dan prasarana sekolah swasta, termasuk dukungan pembangunan gedung agar kualitasnya setara dengan sekolah negeri.

“Kami ingin sekolah swasta gratis ini bisa menjadi representasi sekolah negeri. Minat masyarakat terhadap sekolah negeri sangat tinggi, sementara pembangunan sekolah negeri membutuhkan anggaran besar dan proses yang panjang,” ungkapnya.

Kebijakan sekolah swasta gratis ini juga diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan sekolah swasta agar tidak kehilangan peserta didik akibat tingginya animo masyarakat terhadap sekolah negeri. Program tersebut mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Depok sebagai solusi pemerataan akses pendidikan.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Depok berharap akses pendidikan berkualitas dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai bagian penting dalam pembangunan pendidikan di Kota Depok.

(Kontributor: Arif)

Berita Terkait