Plt Walikota Blitar Santoso (tiga dari kiri) saat melepas calon jamaah haji Kota Blitar di halaman kantor Walikota Blitar
Klikwarta.com, Blitar - Sebanyak 190 orang calon jamaah haji (CJH) asal Kota Blitar diberangkatkan ke tanah suci Makkah Saudi Arabia, oleh Plt Walikota Blitar, Santoso, Senin (15/07/2019) malam.
Ratusan calon jamaah haji sebelum dilepas atau diberangkatkan, terlebih dahulu berkumpul di halaman kantor Walikota Blitar untuk mengikuti prosesi pemberangkatan secara resmi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.
"Hari ini kita melepaskan calon jamaah haji kota Blitar tahun 2019, jumlahnya sebanyak 190 orang. Harapan saya apa yang sudah dilakukan pada waktu manasik, apalagi manasiknya dilaksanakan sebanyak 8 kali, saya kira lebih dari cukup. Semoga bisa dipedomani dengan baik," jelas Santoso saat dihubungi awak media di sela-sela kegiatan.
Diterangkan Santoso, sesudah dibekali kegiatan manasik haji secara intensif, dia meminta kepada para jamaah untuk sigap menjaga kondisi kesehatan saat keberangkatan, menjalankan ibadah haji, hingga saat kepulangan kembali ke Indonesia.
"Perlengkapan obat-obatan, perlu dipersiapkan dengan baik. Kesehatan dijaga dengan baik, sehingga disana (Makkah Al Mukaramah) bisa menjalankan ibadah haji dengan baik, sampai pulang kembali ke tanah air dengan mendapat predikat haji mabrur," tukasnya.
Kata dia, dijadwalkan calon jamaah haji Kota Blitar tiba di asrama haji Sukolilo Surabaya pada hari Selasa (16/07/2019), sekitar pukul 07.00 WIB. Di asrama haji Sukolilo itu, para calon jamaah haji Kota Blitar akan menjalani transit selama satu malam sekaligus menerima pengarahan dari petugas pemberangkatan ibadah haji setempat, dimana pada hari Rabu (17/07/2019) para jamaah akan terbang ke Saudi Arabia untuk menjalankan ibadah haji.
"Jadi kami sediakan lima armada bus untuk menghantar calon jamaah haji. Kita memfasilitasi mulai keberangkatan, berlangsungnya pelaksanaan ibadah haji, dan sampai kembali lagi ke tanah air. Cuman, di setiap Bus akan ada satu pemandu pelaksanaan ibadah haji yang petugasnya dari kemenag (Kementerian Agama)," ungkap Santoso.
(Faisal)








