Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar Soal Penyampaian Pandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD Tahun Anggaran 2021 (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com | Kabupaten Blitar - Fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar memberikan Pandangan Umum (PU) untuk menanggapi penjelasan Bupati Blitar tentang Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2021.
Penyampaian PU fraksi-fraksi dilaksanakan di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar dalam forum Rapat Paripurna (Rapar), Selasa (13/10/2020) pagi.
Rapar dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar lainnya, Mujib.
Pantauan Pewarta Klikwarta.com Pjs Bupati Blitar Budi Santosa, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, Forpimda dan kepala OPD yang mengikuti secara virtual, dan para anggota DPRD Kabupaten Blitar hadiri kegiatan ini.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib mengatakan, ada lima fraksi yang menyampaikan pandangan umumnya. Kelima fraksi tersebut memiliki kesempatan waktu secara berurutan yang diatur pimpinan sidang paripurna, untuk menyampaikan pandangan-pandangan umumnya.
Dikatakan Munib, panggilan akrab Abdul Munib, kelima fraksi itu sama-sama getol menyoal isu pertambangan galian C yang eksistensinya kurang menguntungkan bagi pendapatan daerah kabupaten Blitar, lantaran kurang baiknya pengelolaan dan penataan pertambangan.
"Semua fraksi mempertanyakan untuk penataan di penertiban tambang, disamping itu juga merupakan sumber yang bisa meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah)," katanya saat dihubungi Awak Media seusai rapat paripurna.
Munib berharap kepada eksekutif dalam proses perencanaan APBD tahun anggaran 2021, target realisasi PAD untuk memaksimalkan potensi-potensi yang dimiliki kabupaten Blitar secara tepat dan komprehensif (menyeluruh dan merata).
"Perencanaan pembangunan harus ditata dengan baik, ada pemerataan, juga tidak membedakan antara utara dan selatan. Utamanya adalah pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten Blitar. Ini yang mayoritas semua fraksi menyampaikan," tukas Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar itu.
(Pewarta : Faisal NR / Adv)








