Pemberian santunan kepada anak yatim dalam acara perayaan HUT ke-43 PUDAM Tirta Lawu Karanganyar pada Minggu (22/2/2026).
Klikwarta.com, Karanganyar – Perjalanan panjang selama lebih dari empat dekade menjadi bukti eksistensi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar dalam menjaga kedaulatan air di Bumi Intanpari.
Memasuki usia ke-43, PUDAM Tirta Lawu Karanganyar memperingati hari jadinya dengan semangat transformasi dan penguatan pelayanan prima bagi masyarakat.
Rangkaian perayaan yang digelar di Aula Workshop PUDAM Tirta Lawu pada Minggu (22/2/2026) ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, jajaran manajemen, serta seluruh punggawa PUDAM Tirta Lawu.
Meski dikemas dalam balutan kesederhanaan melalui doa bersama dan pemotongan tumpeng, esensi dari peringatan ini tetap berfokus pada satu visi pengabdian.
Plt Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu, Suparno, menegaskan bahwa usia 43 tahun adalah fase untuk melakukan lompatan besar, baik dari sisi teknologi maupun kualitas sumber daya manusia.
"Kami menyadari bahwa ekspektasi masyarakat terhadap kualitas air dan kecepatan layanan semakin tinggi. Di usia yang matang ini, fokus utama kami adalah akselerasi pembenahan internal dan penguatan infrastruktur jaringan agar distribusi air tetap stabil meski di tengah tantangan iklim," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah akan terus dipererat guna memastikan target cakupan layanan air bersih di Karanganyar dapat tercapai secara maksimal.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dalam pidato sambutannya dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi PUDAM Tirta Lawu yang konsisten menjadi garda terdepan dalam penyediaan kebutuhan dasar warga. Menurutnya, air bersih bukan sekadar komoditas, melainkan indikator vital kesejahteraan sebuah daerah.
“Momentum hari jadi ini hendaknya menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi. Jangan cepat puas. Tingkatkan profesionalisme agar pelayanan air bersih yang berkelanjutan bisa dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Rober.
Peringatan HUT ke-43 ini ditutup dengan sesi buka puasa bersama yang hangat, mencerminkan soliditas internal perusahaan. Pemberian santunan kepada anak yatim juga menjadi simbol bahwa keberhasilan yang diraih PUDAM Tirta Lawu selama ini tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, hari jadi ke-43 ini diharapkan bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan tonggak baru bagi PUDAM Tirta Lawu untuk terus mengalirkan kehidupan dan mendukung pembangunan ekonomi di Kabupaten Karanganyar.
Pewarta : Kacuk Legowo








