Gerakan Pangan Murah Bantu Warga Hemat Belanja Dapur

Minggu, 08/03/2026 - 01:55
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang di Lapangan Perumahan Bea Cukai, Kampung Bulang, Jumat (6/3/2026).

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang di Lapangan Perumahan Bea Cukai, Kampung Bulang, Jumat (6/3/2026).

Klikwarta.com, Tanjungpinang - Warga, terutama ibu-ibu rumah tangga, tampak memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang di Lapangan Perumahan Bea Cukai, Kampung Bulang, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB itu disambut antusias masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras, gula, tepung, minyak goreng, daging, hingga telur.

Program ini digelar sebagai bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

Salah seorang warga Kampung Bulang, Eli, mengaku memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli kebutuhan dapur karena harganya lebih murah dibandingkan di pasaran.

“Alhamdulillah, harganya lebih murah dari tempat lain,” ujar Eli.

Menurutnya, selisih harga yang ditawarkan dalam GPM berkisar antara Rp1.000 hingga Rp3.000 per komoditas. Dengan harga yang lebih terjangkau tersebut, ia dapat membeli sejumlah kebutuhan sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga.

“Kalau beli di tempat lain mungkin bisa sampai Rp200 ribu, tetapi di sini lebih hemat,” ucapnya.

Eli memperkirakan telah menghabiskan sekitar Rp150 ribu untuk membeli berbagai kebutuhan seperti telur, minyak goreng, dan beberapa bahan pokok lainnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan karena sangat membantu masyarakat, terutama kami para ibu-ibu rumah tangga,”  pungkasnya. (*)

Berita Terkait