Progres Pembangunan Pasar Legi Dikunjungi BPK, Kadisperdagin : 'Responnya Positif, Akhir Desember Rampung'

Selasa, 12/11/2019 - 22:45
Kepala Disperdagin Pemkot Blitar Arianto (kanan) bersama salah seorang tim BPK RI perwakilan Provinsi Jawa Timur ketika meninjau proses pembangunan Pasar Legi Kota Blitar.

Kepala Disperdagin Pemkot Blitar Arianto (kanan) bersama salah seorang tim BPK RI perwakilan Provinsi Jawa Timur ketika meninjau proses pembangunan Pasar Legi Kota Blitar.

Klikwarta.com, Blitar - Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Provinsi Jawa Timur didampingi kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, Arianto, meninjau proses pembangunan Pasar Legi, Selasa (12/11/2019).

Kunjungan kerja BPK perwakilan Jawa Timur itu untuk meninjau sejumlah program kerja yang dilakukan oleh Disperdagin Pemkot Blitar, salah satunya ialah progres pembangunan Pasar Legi.

Sebelum meninjau lokasi pengerjaan proyek pembangunan, tim BPK RI yang terdiri dua orang petugas itu lebih dulu meninjau kantor Disperdagin untuk melihat beberapa operasional kerja yang tengah berlangsung. 

"Ini pemeriksaan pendahuluan dari BPK, untuk semua kegiatan di dinas perdagangan dan perindustrian termasuk di dalamnya pembangunan Pasar Legi. Jadi ini masih awal pemeriksaan, nanti kalau sudah selesai diperiksa lagi oleh BPK. Responnya juga positif," jelas Arianto saat dihubungi klikwarta.com di sela-sela kegiatan bersama BPK.

Diterangkan Arianto, BPK ketika melakukan kunjungan lapang di lokasi pembangunan Pasar Legi menilai, MC 0 hingga MC 100 prosentase kegiatan menunjukkan tren yang positif. Kemudian menilik kualitas spek pembangunan, ditegaskan Arianto seluruh spek bahan-bahan yang diperlukan untuk membangun telah sesuai.

"Saya tegaskan semuanya sesuai dengan spek yang diperlukan. Jadi nanti akhir bulan Desember 2019 besok itu sudah rampung pembangunannya. Lalu di bulan Februari 2020 kita agendakan untuk bisa ditempati pedagang," katanya.

Selain meninjau pembangunan Pasar Legi, lanjut dia, tim BPK juga meninjau kondisi Pasar Hewan Dimoro. Disana, tim melihat kualitas pembatas area pasar dengan lingkungan warga masyarakat sekitar. Hasilnya, Arianto menyebut tidak ada persoalan yang berarti di Pasar Hewan Dimoro.

"Kalau di Dimoro ini gaada masalah. Jadi tadi yang dilihat kaya pagar-pagar pembatas pasar dengan lingkungan sekitar. Gaada masalah, kita juga terus berproses disini," pungkasnya.

(Faisal)

Berita Terkait