Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto (foto : Faisal NR / dok. Klikwarta.com)
Klikwarta.com | Kota Blitar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar memastikan tahun 2021 mendatang maksimalisasi pembangunan infrastruktur bakal kembali berjalan normal.
Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto menandaskan, banyak objek infrastruktur yang mestinya dikerjakan dengan optimal melalui tahun anggaran 2020. Lantaran pandemi Covid-19 yang berdampak realokasi dan refocusing anggaran, mengharuskan pos anggaran untuk pembangunan infrastruktur menjadi terkendala.
Totok menyebut salah satu pembangunan infrastruktur itu seperti pembangunan Gorong-gorong, dimana sebagai sarana antisipasi debit air tinggi yang berpotensi munculnya banjir setelah derasnya hujan.
Menghadapi musim penghujan sekarang ini, lanjut Totok, bukti belum maksimalnya Gorong-gorong di kota Blitar ialah terjadinya banjir di sejumlah ruas jalan kemarin (Selasa, 3 November 2020) sore, setelah diguyur hujan yang cukup lebat.
"Tahun 2020 sebenarnya Pemkot Blitar melalui Dinas PUPR berencana untuk melakukan perbaikan saluran air di Jalan Mastrip. Namun rencana tersebut tertunda akibat pandemi Covid-19. Rencana perbaikan saluran air tersebut harus ditunda," ungkapnya, Kamis (05/11/2020).
Diutarakannya, Jalan Mastrip merupakan satu dari ruas-ruas jalan di kota Blitar yang beberapa hari lalu yang dilanda banjir. Sejumlah ruas jalan tersebut yakni, Jalan Merdeka Barat, Jalan Anggrek dan Jalan Simpang Anggrek. Untuk itu, Komisi III mendesak eksekutif melalui tahun anggaran 2021 benar-benar mampu menyelesaikan persoalan infrastruktur Gorong-gorong.
"Utamanya persoalan banjir ini saya mengharapkan dinas terkait langsung bertindak cepat bagaimana menyelesaikannya. Kami bersama eksekutif tentunya berkomitmen dengan cepat menyelesaikan persoalan-persoalan umum infrastruktur di kota Blitar," tukasnya.
(Pewarta : Faisal NR)








