Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Susi Narulita Kumala Dewi (foto : DPRD Kabupaten Blitar kepada Klikwarta.com)
Klikwarta.com Blitar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar meyakini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dibawah kepemimpinan Rini Syarifah - Rahmat Santoso mampu menunaikan apa yang telah dirancang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2021.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Susi Narulita Kumala Dewi menegaskan, pihaknya optimistis Bupati Blitar Rini Syarifah dan Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso bisa merealisasikan agenda pembangunan daerah di masa pelaksanaan anggaran perubahan tahun ini. Optimisme Susi ini terlahir setelah mendengar dan menyimak penjelasan Bupati Blitar terkait jawabannya terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas APBD-P 2021.
"Saya optimis ya karena pandangan Bupati tadi baik, apalagi ini masih di masa awal pemerintahan beliau kan. Kita juga masih menyelesaikan PR dari pemerintahan yang kemarin. Sehingga alhamdulillah pendapatan naik kan kemarin disampaikan juga. Sekarang juga ada pembenahan-pembenahan, banyak aturan baru yang kita juga menyesuaikan itu," ungkapnya kepada pewarta Klikwarta.com Blitar seusai memimpin rapat paripurna dalam agenda penyampaian jawaban Bupati Blitar terhadap pandangan umum fraksi atas APBD-P Tahun 2021, Senin (6/9/2021).
Politisi PAN ini mengutarakan, agenda pemulihan ekonomi dan vaksinasi Covid-19 tetap menjadi atensi utama pada agenda pelaksanaan APBD-P. Terlebih, lanjut Susi, menilik angka orang meninggal karena terpapar virus Corona atau Covid-19 di kabupaten Blitar masih relatif tinggi, ia mendorong Pemkab Blitar mampu menyelesaikan vaksinasi Covid-19 secara total di akhir tahun 2021.
Persoalan ini menjadi sorotannya, agar keselamatan kesehatan warga kabupaten Blitar terjamin. Sehingga, jika jaminan keselamatan kesehatan itu terwujud, agenda pemulihan dan penguatan ekonomi juga bisa tercapai.
"Saya berharap tahun ini kesehatan, kita selesai vaksin seratus persen. Supaya kita bisa menekan angka covid ini di kabupaten Blitar. Kan masih tinggi angka kematiannya kan. Kalau masyarakat sehat tentu ekonomi otomatis akan bergairah. Makanya kita kejar vaksinasi seratus persen itu dulu," urainya.
Diketahui, melalui forum rapat paripurna, Bupati Rini dalam jawabannya mengatakan sejumlah poin terhadap pandangan umum fraksi. Dawali dari pandangan umum Fraksi PAN, diantaranya Bupati Rini menyebutkan berkaitan PPKM yang salah satunya berdampak pada sektor pertanian dan peternakan khususnya terkait menjual hasil panennya.
“Berkaitan dengan hal itu pemerintah daerah telah mengeluarkan kebijakan, salah satunya mewajibkan seluruh ASN Kabupaten Blitar untuk membeli produk UMKM dan usaha mikro atau bela beli produk lokal,” sebutnya.
Salah satu yang disebutkan Bupati Blitar dalam menjawab pandangan umum Fraksi GPN yaitu tentang kekosongan 6 jabatan tinggi pratama dilingkup Pemkab Blitar, Ia menjawab, kekosongan jabatan akan diisi sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sambungnya, antara lain membentuk panitia seleksi, berkoordinasi dengan komisi ASN, serta melakukan seleksi berdasarkan hasil uji kompetensi.
Menanggapi pandangan umum Fraksi Golkar Demokrat, salah satunya Bupati menyebutkan dalam proses perencanaan pembangunan pada perubahan APBD 2021 sudah memprioritaskan penanganan Covid-19 dan dampaknya, serta prioritas sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati dengan tetap memperhitungkan waktu pelaksanaannya.
Sedangkan untuk PU Fraksi PDI-P, Bupati salahsatunya tentang proyek pembangunan fisik yang mempertimbangkan penyerapan tenaga kerja dan mengurangi bahan-bahan pabrikan akan diperhatikan.
Untuk Fraksi PKB, salah satunya Ia akan mengoptimalkan pencapaian kinerja yang menjadi indikator DID dengan pemenuhan standart pelayanan minimum.
Bupati Rini menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran DPRD Kabupaten Blitar, semoga proses pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD 2021 dapat membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Blitar.
“Kami juga berharap dukungan dan sinergitas dari seluruh anggota DPRD Kabupaten Blitar untuk bersama-sama memutus penyebaran Covid-19, sehingga kondisi segera pulih, ekonomi kembali tertata, menuju Kabupaten Blitar maju bersama sejahtera bersama,” pungkasnya.
(Pewarta : Faisal NR)








