Walikota Santoso Tekankan Rumah Warga yang Tak Layak Huni Tercover untuk Direnovasi

Kamis, 02/07/2020 - 11:30
Walikota Santoso saat Menyerahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah ke Penerima Bantuan (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Walikota Santoso saat Menyerahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah ke Penerima Bantuan (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kota Blitar - Walikota Blitar Santoso menekankan kepada dinas terkait untuk mampu mengakomodasi seluruh warga kota Blitar yang rumahnya tidak layak huni mendapatkan bantuan pemerintah untuk direnovasi.

"Saya berharap yang belum tercover itu nanti dari dana DAK yang semula sudah kita pungkas untuk realokasi dan refocusing, tapi oleh pemerintah pusat dikembalikan untuk dapatnya digunakan sebagai kelanjutan pembangunan rehabilitasi rumah tersebut," ucap Walikota Santoso saat dikonfirmasi awak media seusai me-Launching Penyerahan Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni di ruang Majapahit Dispera Pemkot Blitar, Kamis (02/07/2020).

Walikota Santoso mengemukakan, program rehabilitasi rumah tidak layak huni itu akan menyasar ketiga kecamatan di kota Blitar. Persisnya, sambung dia, saat ini ada 9 rumah yang bakal direnovasi total. Anggaran renovasi itu senilai Rp 35 juta. 

Sementara untuk klaster rehabilitasi, baik klasifikasi berat, sedang maupun ringan, Santoso menyebut warga yang rumahnya masuk tiga klasifikasi itu akan menerima bantuan dana yang variatif. Besaran bantuan tersebut ada yang Rp 11 juta, Rp 9 juta atau Rp 8 juta.

"Jadi sesuai dengan klasifikasi rehabilitasinya. Sasarannya jangkauan di kota Blitar banyak yang belum terlaksana. Tergetnya sampai tahun 2021 nanti ada dua ribu sekian, sementara masih belum ada separonya," jelasnya. 

Walikota Santoso juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bank Jatim yang telah berkenan membantu mensukseskan agenda ini melalui dana CSR. Total anggaran untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni ini, imbuh dia, terdapat sekitar dua miliyar sekian yang akan dibagi ke tiap-tiap warga yang rumahnya tidak layak huni.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat (Dispera) Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar Erna Santi menambahkan, tahun 2019 Pemkot Blitar mentargetkan 2.863 unit rumah tidak layak huni direhabilitasi menjadi rumah layak huni.

"Target kami, sampai dengan tahun 2021 nanti dapat menyelesaikan 1.200 unit rumah. Alhamdulilah tahun 2019 kami sudah merehap rumah tidak layak huni menjadi layak huni sebanyak 787 unit rumah atau 66 persen. Rencana kami, tahun 2020 untuk dapat merehap sebanyak 168 unit dari DAK maupun APBD. Untuk tahun 2021 nanti, kami usulkan sebanyak 229 unit rumah," papar Erna.

(Pewarta : Faisal NR / Adv)

Berita Terkait