Banyak Kerumunan di Pertokoan, DPRD Kota Blitar : Pengetatan Protokol Kesehatan Tidak 'Balance'

Jumat, 22/05/2020 - 16:09
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kota Blitar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar menyoroti masifnya kerumunan orang di sejumlah pusat perbelanjaan sekunder yang disinyalir berpotensi menjangkitnya virus Korona atau Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi menilai, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar tidak 'Balance' atau tidak seimbang ketika memberlakukan peraturan penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat.

"Saya berharap pemerintah kota Blitar dalam hal ini Walikota Blitar, segera menertibkan, memerintahkan, semua unsur-unsur kekuatannya di pemerintah kota Blitar untuk mencegah atau mengatur masalah kerumunan ini. Saya lihat itu tidak balance himbauan-himbauan pengetatan di masjid, mushala, tapi di sisi lain Walikota kayak membiarkan keramaian yang lain seperti pertokoan, perbelanjaan, ini tidak terkendali dan sekilas saya melihat ada pembiaran," jelas dia kepada Klikwarta.com, Jumat (22/05/2020).

Agus, panggilan akrabnya, mendorong Pemkot Blitar menerjunkan petugas Satpol PP hingga Kelurahan untuk mengumumkan bahwa dilarang menciptakan kerumunan di segala tempat publik. 

"Turunkan itu Satpol PP. Turunkan itu Lurah-lurah. Artinya harus ada himbauan yang tegas secara langsung. Saya lihat di toko-toko itu gaada. Kalau di tempat-tempat ibadah saya kira sudah tertib," tukasnya.

Menimpali itu, Walikota Blitar Santoso mengaku sudah memerintahkan beberapa tim dari berbagai OPD terkait untuk menertibkan kerumunan masyarakat agar tercipta kondisi yang memininalisir pemunculan kasus pengidap virus Korona. 

Walau di luar masih banyak masyarakat yang membandel berkerumun, dia akan terus lebih berupaya mengetatkan patroli wilayah-wilayah yang disinyalir banyak didatangi banyak orang yang memunculkan kerumunan. Itu terus dilakukan, lanjut dia, supaya salah satu aturan protokol kesehatan dalam hal ini Physical Distancing terwujud. 

"Jadi kami terus bertindak agar Physical Distancing itu benar-benar diterapkan," timpalnya. 

(Pewarta : Faisal NR)

Related News

Loading...

pers

loading...