Di Diskusi 'Kupas Fenomena Intoleransi dan Radikalisme', Plt Walikota Blitar : Tak Ada Ruang dan Toleransi untuk Radikalisme di Bumi Proklamator

Kamis, 24/10/2019 - 15:51
Plt Walikota Blitar : Tak Ada Ruang dan Toleransi untuk Radikalisme di Bumi Proklamator

Plt Walikota Blitar : Tak Ada Ruang dan Toleransi untuk Radikalisme di Bumi Proklamator

Klikwarta.com, Blitar - Plt Walikota Blitar Drs. H. Santoso, M.Pd. menghadiri diskusi tentang 'Kupas Fenomena Intoleransi dan Radikalisme' yang digelar Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol-PBD) Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar pada hari Kamis (24/10/2019).

Diskusi yang digelar di salah satu rumah makan di Kota Blitar ini dihadiri oleh sejumlah elemen kemasyarakatan seperti tokoh agama, organisasi keagamaan, mahasiswa, akademisi, guru, ASN, jurnalis, ta'mir masjid, hingga pengasuh pondok pesantren (ponpes).

Saat dihubungi klikwarta.com seusai memberikan sambutan kegiatan tersebut, Plt Walikota Santoso menegaskan bahwa radikalisme dan intoleransi sama sekali tidak mempunyai ruang di seluruh negara-negara di dunia, khusunya di Kota Blitar.

"Pemerintah Kota Blitar terus berusaha keras dalam menghilangkan paham radikalisme. Sebab Kota Blitar merupakan Kota Proklamator, Bung Karno pendiri bangsa pernah tinggal disini, yang seharusnya paham radikalisme tidak ada ruang dan toleransi disini, di Bumi Proklamator," terangnya.

Santoso mengajak masyarakat Kota Blitar untuk waspada dan selektif ketika mengakses dan menerima berbagai informasi sekaligus ilmu pengetahuan. Sebab, lanjut dia, radikalisme saat ini sudah menyusup ke segala lini akses informasi hingga konspirasi teknologi informasi.

"Apalagi ditengah pesatnya teknologi informasi melalui internet, perlu diwaspadai konten-kontennya. Jika salah mempelajari konten di internet, yang terjadi malah bisa terjerumus. Dampaknya radikalisme dan intoleransi muncul di masyarakat. Oleh karena itulah tujuannya, agar masyarakat tidak mudah tersusupi oleh paham radikalisme," urainya.

(Faisal / Hms / Adv)

Berita Terkait