Andi Tatang Sesalkan Kerusuhan dalam Aksi Demo, Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas

Selasa, 02/09/2025 - 00:38
Andi Tatang Supriyadi

Andi Tatang Supriyadi

Klikwarta.com, Depok, 1 September 2025 – Praktisi hukum Andi Tatang Supriyadi menyesalkan terjadinya kerusuhan dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di berbagai daerah di Indonesia belakangan ini. 

Ia menilai, bentrokan yang terjadi tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga merusak fasilitas umum dan merugikan masyarakat luas.

Menurut Tatang, korban berjatuhan tidak hanya dari kalangan warga sipil, tetapi juga aparatur pemerintahan dan aparat kepolisian. Sejumlah fasilitas publik seperti gedung pemerintahan, kantor polisi, halte bus, hingga sarana umum lainnya turut mengalami kerusakan.

“Demonstrasi itu sah dan diatur dalam undang-undang. Tapi harus dilakukan dengan tertib, jangan sampai ada bentrokan berdarah dan pengrusakan,” tegas Tatang, yang juga dosen ilmu hukum di beberapa perguruan tinggi.

Ia menambahkan, dampak kerusuhan tersebut sangat merugikan semua pihak. Pemulihan fasilitas butuh waktu panjang dan biaya besar. Lebih dari itu, keluarga korban pasti merasakan duka mendalam.

“Berdasarkan informasi, ada 43 anggota kepolisian yang menjadi korban anarkis. Bahkan ada yang sampai tempurung kepalanya pecah dan harus diganti titanium. Ini sungguh memprihatinkan,” ungkapnya.

Tatang juga menegaskan, polisi bukanlah musuh masyarakat. Ia menyoroti insiden tewasnya pengemudi ojek online yang tertabrak kendaraan taktis (rantis) barakuda, yang menurutnya terjadi secara tidak disengaja.

“Karena itu mari kita sama-sama menjalankan tugas dan fungsi masing-masing secara baik, menciptakan suasana kondusif demi keamanan bangsa. Demo dipersilakan, tapi jangan anarkis. Polisi pun saya yakin tidak akan bertindak represif jika situasi tetap terkendali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tatang mengingatkan bahwa situasi yang tidak stabil dapat berimbas luas pada sektor ekonomi hingga pariwisata.

“Jangan sampai kondisi bangsa terpuruk. Kita harus bangkit bersama-sama dengan menjaga stabilitas keamanan,” pungkasnya.

(Kontributor: Arif)

Berita Terkait