Situasi Hearing Pemdes Krisik dengan Komisi III DPRD Kabupaten Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Blitar - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar berdialog bersama jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar perihal revitalisasi infrastruktur di wilayah Desa Krisik.
Dialog ini dilakukan menyusul permintaan hearing Pemdes Krisik kepada Komisi III DPRD Kabupaten Blitar. Edy Sutikno selaku wakil ketua Komisi III memimpin proses hearing.
Pantauan Klikwarta.com di lokasi acara auriensi, dari Pemdes Krisik dihadiri Kepala Desa Krisik Heru Budi Setyawan beserta jajarannya dan perwakilan BPD Krisik. Perwakilan eksekutif dihadiri oleh kepala bidang terkait dari dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perhubungan.
Sementara dari komisi III dihadiri enam orang anggota sekaligus pimpinan hearing, serta dari Polsek Kanigoro juga nampak hadir pada kegiatan itu.
Dalam hearing ini, diketahui Pemdes Krisik meminta kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera merevitalisasi infrastruktur jalan yang ada di salah satu titik di desa Krisik. Kades Krisik Heru Budi Setyawan atau akrab dipanggil Wawan menjelaskan, ada jalan rusak sepanjang 1,2 kilometer yang perlu segera diperbaiki.
Menurutnya, jalan yang rusak itu status jalannya SK-nya pemerintah daerah Kabupaten Blitar. Diakuinya kerusakan jalan ini sudah terjadi sejak 2019. Namun, hingga kini belum ada respon dari pemerintah daerah. Untuk itu, ia meminta segera ada tindaklanjut persoalan ini.
"Kita pengennya dirabat beton. Kalau total ada 3,1 kilometer yang rusak tetapi yang mendesak 1,2 kilometer. Sepertinya jalan kabupaten ini tidak pernah diendangi orang kabupaten," kata Wawan saat dihubungi awak media setelah hearing di ruang rapat Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Senin (21/2/2022).
Wawan menyebut pemerintah daerah menjanjikan akan merevitalisasi jalan rusak yang dimintakan revitalisasi itu melalui anggaran perubahan APBD tahun ini. Jika janji ini tidak ditepati, ia siap untuk protes kembali ke pemerintah daerah Kabupaten Blitar.
"Iya, dialokasikan di PAK," kata Edy Sutikno merespon waktu mulai revitalisasi infrastruktur jalan di salah satu titik di Desa Krisik.
(Pewarta : Faisal NR)








