Suket Lawu Mawiji Gelar Baksos Pengobatan Alternatif dan Layanan Kesehatan Gratis

Senin, 13/10/2025 - 01:22
Kegiatan baksos pengobatan alternatif dan layanan kesehatan gratis yang digelar Yayasan Suket Lawu Mawiji, di GOR Cangakan, Karanganyar, Minggu (12/10/2025).

Kegiatan baksos pengobatan alternatif dan layanan kesehatan gratis yang digelar Yayasan Suket Lawu Mawiji, di GOR Cangakan, Karanganyar, Minggu (12/10/2025).

Klikwarta.com, Karanganyar – Yayasan Suket Lawu Mawiji menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dengan menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) pengobatan alternatif dan layanan kesehatan gratis.

Acara ini diselenggarakan di Gedung Olahraga (GOR) Kelurahan Cangakan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, pada Minggu (12/10/2025).

Bakti sosial kesehatan yang diinisiasi oleh Yayasan Suket Lawu Mawiji ini dirancang untuk menyediakan spektrum layanan kesehatan ganda. Warga dapat menerima konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gratis, beriringan dengan terapi non-medis bagi mereka yang mencari penanganan di luar jalur pengobatan konvensional.

Ketua Yayasan Suket Lawu Mawiji, Handoko, menegaskan bahwa inisiatif ini murni didorong oleh semangat kepedulian sosial yang tinggi terhadap kondisi kesehatan warga Karanganyar.

“Kami ingin mendekatkan layanan kesehatan, baik yang bersifat medis maupun non-medis, agar dapat diakses secara mudah dan gratis. Kami meyakini pengobatan alternatif juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Handoko.

Ia berharap baksos ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga untuk proaktif memeriksakan kesehatan secara berkala.

Komitmen Yayasan Suket Lawu Mawiji terhadap kesehatan publik diperkuat dengan adanya layanan tambahan yang krusial. Selain pemeriksaan dan konsultasi, baksos ini juga mengadakan kegiatan donor darah untuk mendukung stok PMI, serta pemeriksaan gula darah sebagai langkah deteksi dini penyakit diabetes.

Handoko menambahkan bahwa yayasan yang beranggotakan beragam profesi ini memiliki komitmen untuk terus menghimpun ahli terapis dan melayani masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program serupa di masa mendatang sebagai bagian dari pengabdian nyata, dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera,” imbuhnya.

Sementara itu, Penasehat Yayasan Suket Lawu Mawiji, Imam Malik, mengungkapkan bahwa selain fokus pada pelayanan kesehatan melalui pengobatan alternatif, yayasan ini memiliki akar kuat dalam pelestarian budaya.

Suket Lawu Mawiji, yang dirintis sejak lima tahun lalu sebagai komunitas pegiat budaya, aktif dalam menelusuri dan mengangkat keberadaan situs-situs bersejarah di Kabupaten Karanganyar.

“Sebelum merambah ke pelayanan pengobatan alternatif untuk masyarakat luas, kami sudah lama bergerak menelusuri dan mengangkat situs-situs budaya,” kata Imam Malik.

Beberapa kontribusi yayasan dalam pelestarian budaya meliputi perbaikan situs bersejarah Jabal Kanil di Dusun Dawung, Bandardawung, Tawangmangu yang terkait dengan Syech Maulana Maghribi. Kemudian, perbaikan makam kuno Ki Ageng Haryo Kusumo (Eyang Haryo) di Dusun Tal Pitu, Ngemplak, Karangpandan, dan penemuan fragmen kepala arca Kala di lokasi pemakaman Desa Pulosari, Kebakkramat, yang diperkirakan berasal dari abad ke-13 sebelum Masehi.

“Situs-situs ini penting karena memiliki nilai ilmu pengetahuan, pendidikan, atau kebudayaan, yang perlu dilestarikan untuk generasi mendatang,” tandasnya, menunjukkan bahwa Suket Lawu Mawiji berkiprah ganda, melayani kesehatan masyarakat sekaligus menjaga warisan sejarah dan budaya.

Pewarta : Kecuk Legowo

Berita Terkait