Panitia CPNS Kota Blitar 2019 Saat Menelaah Sanggahan Pelamar
Klikwarta.com, Blitar - Rangkaian pelaksanaan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Blitar untuk masa sanggah berakhir pada Kamis (19/12/2019) pukul 23.00 WIB.
Dari 668 pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau tidak lolos seleksi administrasi, ada 245 pelamar yang melontarkan sanggahan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.
"Untuk alasan sanggah yang diajukan bermacam-macam. Diantaranya yang paling banyak adalah kualifikasi pendidikan. Jadi kualifikasi pendidikan pelamar itu tidak sesuai dengan keputusan yang ditetapkan Menpan," kata Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Penilaian Kinerja BKD Pemkot Blitar, Ika Hadi Wijaya, saat dihubungi klikwarta.com di kantornya, Jumat (20/12/2019).
Selain persoalan kualifikasi pendidikan, sambung Ika, ditemui sanggahan dari formasi SMK, dimana persyaratan ijazah yang diupload ketika pendaftaran secara online harus tampak depan dan bekakang, namun diketahui banyak pelamar yang mengupload salah satu bagian saja.
Kemudian kasus seperti formasi yang dilamar persyaratan kualifikasi pendidikannya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan menjadi alasan besar para pelamar yang TMS.
"Tahapan selanjutnya setelah masa sanggah, kita diberi waktu sampai tanggal 26 untuk menjawab atau mengumumkan kembali hasil masa sanggah ini yang berubah memenuhi syarat atau tidak. Intinya kami terus melakukan evaluasi, apakah sanggahan itu diakibatkan dari panitia atau yang bersangkutan. Kalau sanggahan diakibatkan oleh mereka, saya kira tidak akan mempengaruhi apakah dari memenuhi syarat menjadi TMS," jelasnya.
Penerimaan CPNS tahun 2019 di Kota Blitar, jumlah pelamar diketahui sebanyak 6.045 pelamar. Dari jumlah itu, terekap yang memenuhi syarat (MS) atau lolos seleksi administrasi ada 5.381 pelamar. Sedangkan pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS terdapat 668 pelamar.
Rencananya, proses seleksi selanjutnya terkait SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar, akan dilaksanakan sekitar antara tanggal 8 hingga 28 Februari tahun 2020. Untuk lokasi ujian SKD, dilaksanakan di kota Kediri.
(Faisal)








