Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim (foto : Faisal NR / dok. Klikwarta.com)
Klikwarta.com | Kota Blitar - Kurang dari 10 hari lagi hari raya Idul Fitri atau Lebaran tahun ini memang kan terjadi. Meski begitu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar Syahrul Alim terus menyarankan warga Kota Blitar yang berada di tanah rantau untuk tidak mudik ke kampung halaman.
Syahrul, panggilan jamaknya, menjelaskan, warga Kota Blitar yang berada di luar daerah jika tetap nekat mudik dikhawatirkan justru membawa potensi penularan virus Korona di kota Blitar.
Iapun menuturkan, perihal larangan mudik juga telah diluncurkan oleh pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik. Menurutnya, peraturan itu memang dirancang untuk upaya pencegahan penyebaran virus Korona atau Covid-19.
"Kami berharap masyarakat yang diluar jangan mudik dulu. Patuhi apa yang sudah diatur pemerintah demi kebaikan kita bersama," tuturnya, Jumat (15/05/2020).
Syahrul menimpali, walau pemerintah kota (Pemkot) Blitar telah menyediakan tempat karantina untuk pemudik di Rusunawa milik Yonif 511 Blitar di kelurahan Karangtengah, dia tetap berharap kepatuhan terhadap peraturan pemerintah pusat terkait larangan mudik tetap diindahkan.
"Nanti pas hari raya kan masih bisa memakai sarana media sosial yang sudah ada untuk menggantikan sementara silaturahmi secara langsung," tukasnya.
(Faisal NR)








